
Pemprov Kepri terapkan Digi-Go Internship, program magang ASN

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mulai menerapkan program Digital Government (Digi-GO) Internship, sebuah program magang aparatur sipil negara (ASN) berbasis corporate university yang bertujuan memperkuat kompetensi aparatur negara dan transformasi digital.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kepri Any Lindawati mengatakan program ini merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi ASN yang dilakukan melalui kolaborasi antara BPSDM dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri sebagai tempat pembelajaran dan praktik kerja.
"Program ini dirancang dengan pendekatan learning from experience, sehingga peserta dapat belajar secara langsung melalui pengalaman kerja," kata Any di Tanjungpinang, Kamis.
Baca juga: RSBP Batam berikan layanan optimal untuk peserta JKN melalui iSTEMI di UGD
Metode tersebut, kata dia, memberi ruang kepada peserta untuk lebih memahami konsep dan terlibat dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan dan inovasi birokrasi.
Program ini juga menjadi wadah ASN mengembangkan keterampilan digital yang dibutuhkan guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, adaptif dan berorientasi pada masyarakat.
Kemudian, mendorong pembelajaran yang relevan dengan tugas jabatan dan kebutuhan organisasi melalui kombinasi pembelajaran formal, kolaboratif, serta berbasis pengalaman kerja.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, kata Any, BPSDM Kepri akan memberikan sertifikat setara 20 jam pelajaran kepada ASN yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program magang.
Baca juga: Cuaca Kepri: Karimun berpotensi hujan lebat, Batam hujan ringan
Pada tahap awal ini, kata dia, kegiatan magang diikuti sepuluh peserta yang berasal dari lima organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri.
Setiap OPD mengirimkan dua orang peserta untuk mengikuti program yang berlangsung selama sepuluh hari, mulai 9 - 23 Juni 2026.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kepri James Simon Pattikawa berharap program DIGI-GO Internship mampu mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Dalam praktiknya, kata James, peserta magang akan dibekali berbagai kompetensi, mulai dari pembekalan kompetensi publikasi jurnalistik, mobile photograpy, teknik pengambilan video dan editing, infografis, serta evaluasi peningkatan website dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
"Kompetensi ini sangat penting untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin modern dan berbasis digital," ujarnya.
James melanjutkan program magang menjadi salah satu pendekatan yang efektif untuk mengintegrasikan kebutuhan organisasi dengan pengembangan kapasitas individu ASN secara berkelanjutan.
Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan yang relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini.
"Program DIGI-GO Internship ini juga sejalan dengan berbagai inisiatif nasional dalam pengembangan talenta digital sektor pemerintahan," tutur James.
Baca juga:
Bulog Natuna tambah stok beras 1.000 ton
BP Batam tunda pemberlakuan penyesuaian tarif peti kemas di pelabuhan
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
