
Donald Trump batal serang Iran setelah pembicaraan kesepakatan hampir final

Moskow (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump batal menyerang Iran pada Kamis malam (11/6) setelah diyakinkan para pejabat senior Qatar, Uni Emirat Arab, dan Pakistan dalam sebuah pembicaraan bahwa kesepakatan dengan Iran hampir final.
Hal itu dilaporkan media digital politik Amerika, Politico, pada Jumat, dengan mengutip dua pejabat pemerintahan Trump dan seorang diplomat yang mengetahui pembicaraan tersebut.
Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menyerang Iran dengan sangat keras pada Kamis malam. Namun, kemudian Trump mengumumkan serangan udara tersebut telah dibatalkan.
Baca juga: Donald Trump dan Netanyahu bahas mengenai MoU dengan Iran
Tak lama setelah Trump mengumumkan akan menyerang Iran, para pemimpin dari negara-negara Teluk dan Asia Selatan menghubunginya tanpa basa basi agar Trump segera mengubah keputusannya, demikian dilaporkan Politico.
Pembicaraan damai antara AS dan Iran juga membahas soal pemberian akses terhadap Iran atas dana senilai lebih dari 16 miliar dolar AS (sekitar Rp286 triliun) yang disimpan di Qatar dan lokasi lain.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump batal serang Iran setelah tahu kesepakatan hampir final
Pewarta : Fransiska Ninditya
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
