
Malaysia ingatkan para pengungsi Rohingya untuk patuhi aturan

Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengingatkan para pengungsi Rohingya di Malaysia untuk selalu mematuhi hukum dan peraturan setempat; jika tidak, maka akan menghadapi tindakan tegas.
Meskipun Malaysia mengambil pendekatan secara kemanusiaan, kata PM Anwar, para pengungsi tersebut harus tetap tunduk pada sistem hukum negara yang berlaku, termasuk dalam aspek penggunaan bangunan dan operasi bisnis.
"Saran kepada masyarakat Myanmar, khususnya Rohingya, mereka juga harus mematuhi peraturan di negara kami. Bangunan mereka, bisnis mereka, harus mengikuti peraturan; dan jika mereka tidak melakukannya, maka kami akan mengambil tindakan," kata Anwar Ibrahim seperti dilaporkan BERNAMA di Kuala Lumpur, Jumat.
Baca juga: 77 dapur SPPG di Kepri kembali beroperasi secara bertahap
Isu penegakan hukum terhadap pengungsi Rohingya dibahas dalam Rapat Kabinet antara PM Anwar Ibrahim dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Saifuddin Nasution Ismail guna memastikan bahwa tindakan hukum akan diambil secara konsisten.
Sementara itu, terkait desakan untuk mengembalikan pengungsi Rohingya ke negara asal mereka di Myanmar, PM Anwar menjelaskan saat ini kelompok tersebut sedang mengalami krisis kemanusiaan yang kompleks karena repatriasi atau pemukiman kembali ke negara ketiga masih menemui jalan buntu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia ingatkan pengungsi Rohingya patuhi aturan
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
