Logo Header Antaranews Kepri

Kasus travel umrah, Roger dan Cut Meyriska dicecar 30 pertanyaan

Jumat, 12 Juni 2026 16:06 WIB
Image Print
Pasangan selebritas Roger Danuarta dan Cut Meyriska saat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan agen perjalanan (travel) umrah Hanania Group, Jumat (12/6/2026). ANTARA/Ilham Kausar

Jakarta (ANTARA) - Pasangan selebritas Roger Danuarta dan Cut Meyriska memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan agen perjalanan (travel) umrah Hanania Group.

Dalam pemeriksaan tersebut, pasangan suami istri ini dicecar sebanyak 30 pertanyaan oleh tim penyidik guna mengklarifikasi hubungan kerja sama mereka dengan agensi travel bermasalah tersebut.

"Tadi ada 30 pertanyaan dan semuanya berjalan lancar, tidak ada apa-apa. Kita sudah memberitahukan apa yang kita tahu dan menyerahkan semua persiapan (dokumen), seperti surat-surat kontrak," kata Cut Meyriska usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat.

Baca juga: KPK sita sejumlah uang saat geledah ruangan wamen imipas

Cut Meyriska menjelaskan bahwa keterikatan mereka dengan pihak travel terjadi pada tahun 2024 untuk satu kali perjalanan umrah bersama keluarga. Ia menegaskan hubungan kerja tersebut murni berbasis kerja sama promosi (barter konten) dan tidak menerima uang saku tambahan.

"Sistemnya barter foto dan video, pure konten. Tapi kami juga ada yang berbayar karena perginya sekeluarga, seperti untuk anak aku. Tadi sudah ditunjukkan semua bukti transfer kekurangan bayar dan kontraknya ke penyidik," ujarnya.

Sementara itu, Roger Danuarta mengungkapkan bahwa mereka awalnya tidak mengenal langsung pemilik travel tersebut, melainkan mendapat rekomendasi dari teman sejawat sebelum akhirnya ditawari (di-approach) oleh pihak travel untuk diberangkatkan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kasus Hanania, Roger Danuarta dan Cut Meyriska dicecar 30 pertanyaan



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026