
DKP Karimun Salurkan 160 Ribu Benur Udang

Karimun (Antara Kepri) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menyalurkan sekitar 160.000 benur untuk empat kelompok petambak udang di Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara.
"Benur sebanyak itu baru saja ditebar sekitar tiga pekan, dan diperkirakan sudah dipanen pada Oktober mendatang," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun Hazmi Yuliansyah di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Menurut Hazmi, benur tersebut disalurkan untuk empat kelompok yang mengelola empat tambak udang pada lahan milik pemerintah daerah di Teluk Radang, Kundur Utara.
"Luas masing-masing tambak sekitar satu hektare, jadi setiap tambak ditebar sekitar 40.000 benur," ujarnya.
Ia mengatakan benih udang sebanyak itu merupakan bantuan dari pemerintah provinsi dalam upaya pengembangan budi daya udang di Pulau Kundur.
"Kami menugaskan penyuluh lapangan untuk melakukan pendampingan terhadap para petambak agar benur yang ditebar menghasilkan panen yang maksimal," katanya.
Teluk Radang, kata dia, sangat potensial dijadikan pusat budi daya udang windu, karena didukung lahan yang memadai.
"Sejak ditebar, benih udang dalam kondisi baik dan kami berharap hasil panennya memuaskan," ujarnya.
Menurut dia, benih udang yang ditebar di Teluk Radang, awalnya direncanakan untuk dipanen pekan lalu.
Namun, kata dia, karena baru saja ditebar, kegiatan panen tidak bisa dilakukan, karena masa panen udang windu membutuhkan waktu 2,5 hingga tiga bulan.
Selain menyalurkan bantuan untuk petambak di Teluk Radang, dia juga mengatakan sebanyak 40.000 benih udang telah ditebar di Balai Benih Udang (BBU) di Pulau Mandah, Kecamatan Ungar.
"Benih udang di BBU Pulau Mandah nantinya akan disalurkan untuk para petambak di beberapa pusat budidaya udang," katanya.
Ia menambahkan, akan memberdayakan mahasiswa jurusan perikanan yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata untuk turut membantu pengembangan budi daya udang di BBU Pulau Mandah.
"Kami akan dirikan mess untuk mahasiswa yang magang agar turut membantu pengembangan budi daya udang di Pulau Mandah," kata Hazmi Yuliansyah.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
