
Pemkab Natuna gelar pasar murah jelang hari besar keagamaan

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menggelar pasar murah, guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN).
Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Senin, mengatakan kegiatan di lakukan di Kecamatan Bunguran Batubi pada Senin.
Pasar murah lanjut dia, merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, jelang Tahun Baru Islam 1448 hijriah.
"Komoditas yang dijual disini lebih murah dari harga pasar, jadi manfaatkan dengan sebaik mungkin," kata Cen kepada masyarakat yang hadir.
Baca juga: PAD sumbang 62 persen pendapatan daerah Batam
Pemkab Natuna mencatat komoditas yang dihadirkan meliputi beras, telur, tepung terigu, minyak goreng, dan gula pasir. Kesemua komoditas itu kecuali beras, disubsidi Pemkab Natuna melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2026.
"Selain disini, pasar murah juga akan kita gelar di kecamatan lain, saat ini tinggal di kecamatan yang di pulau-pulau," ujar dia.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkopum) Natuna Marwan Sjah Putra mengatakan masing-masing komoditas di subsidi Rp5.000 dari APBD.
Baca juga: Gubernur Ansar jadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 di Kepri
Ia menjelaskan, dalam program pasar murah itu, pihaknya menjual minyak goreng seharga Rp15.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp12.000 per kilogram, dan telur ayam Rp50.000 per papan (30 butir).
"Semua komoditas kecuali beras kita siapkan 400 item," ujar dia.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pasar murah juga akan di gelar di Kecamatan Bunguran Barat tepatnya di Desa Selaut, dan di Kecamatan Pulau Tiga serta Kecamatan Pulau Tiga Barat. Ketiga titik ini berada di pulau-pulau.
"Untuk di Selaut akan kita laksanakan di tanggal 19 Juni nanti," ujar dia.
Baca juga: Karantina Kepri pastikan cengkih asal Natuna bermutu unggul dan mampu bersaing
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
