
Sekolah Rakyat di Natuna dilengkapi lapangan olahraga bertaraf internasional

Natuna (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jarmin mengungkapkan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi yang akan dibangun di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, akan dilengkapi lapangan olahraga bertaraf internasional.
Wabup Jarmin di Natuna, Senin, mengatakan dirinya mengikuti rapat koordinasi secara daring terkait pembangunan Sekolah Rakyat bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri di Kantor Bupati Natuna pada Senin pagi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dalam rapat tersebut, pada 2026 akan dibangun tiga Sekolah Rakyat di Kepri, masing-masing di Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kota Tanjungpinang.
Menurut dia, ketiga daerah tersebut masuk dalam tahap pertama pembangunan Program Sekolah Rakyat. Sementara itu daerah lain seperti Kabupaten Bintan dan Kabupaten Lingga direncanakan mendapatkan pembangunan pada tahap berikutnya.
"Nantinya Sekolah Rakyat akan dilengkapi lapangan olahraga bertaraf internasional," kata Jarmin.
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat di Natuna akan dibangun di kawasan Kompleks Masjid Agung Baitul Izzah Natuna. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna telah menyiapkan lahan seluas sekitar 11 hektare untuk pembangunan gedung sekolah beserta sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di sekolah berasrama tersebut.
Pembangunan gedung akan dilakukan oleh pemerintah pusat dengan pendanaan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sementara kegiatan pematangan lahan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Natuna.
"Saat ini pembangunan sekolah masih berproses. Pematangan lahan sudah selesai," ujarnya.
Wabup Jarmin menegaskan Program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos).
Sekolah tersebut mengusung konsep asrama, sehingga peserta didik, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan tinggal di lingkungan sekolah. Seluruh fasilitas penunjang, termasuk kebutuhan makan dan minum, juga disediakan oleh pemerintah pusat.
Menurut dia, program yang diinisiasi Presiden Prabowo tersebut akan memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda di Natuna.
Selain itu masyarakat juga akan merasakan manfaat jangka pendek melalui terciptanya lapangan kerja selama proses pembangunan sekolah berlangsung.
Pemkab Natuna mencatat sejak 2025 Sekolah Rakyat di Natuna sudah beroperasi dengan Asrama Haji Kabupaten Natuna sebagai lokasi belajar mengajar.
"Semuanya ditanggung oleh pemerintah. Program Bapak Presiden ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Jarmin.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
