
Polisi bongkar modus stiker "Sedot WC", cara pengedar pasarkan sabu

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar modus operandi baru peredaran narkotika di kawasan Jakarta Timur, di mana pelaku menggunakan stiker iklan "Sedot WC" untuk memasarkan sabu dan tembakau sintetis.
Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya IPDA Gandi Rezeki Sinaga mengatakan modus tersebut digunakan oleh tersangka RRM (24) yang ditangkap di sebuah kontrakan di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.
"Modus yang digunakan oleh pelaku menggunakan stiker 'Sedot WC' yang akan ditempel di tiang maupun di pohon di sepanjang jalan daerah Cipayung," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Harga emas Antam hari ini naik
Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan dan informasi dari masyarakat mengenai maraknya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan tersebut.
Pada Minggu (7/6) malam sekitar pukul 22.00 WIB, polisi berhasil mengidentifikasi target yang saat itu sedang berada di depan sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung.
Saat dilakukan penggeledahan awal, polisi menemukan satu buah kantong plastik hitam yang di dalamnya berisi narkotika jenis sabu.
Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke dalam kamar kontrakan pelaku.
Tersangka RRM beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Modus stiker "Sedot WC", cara pengedar pasarkan sabu di Jaktim
Pewarta : Ilham Kausar
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
