
PGN dukung kompetensi pengasuh dan fasilitas taman asuh anak Batam

Batam (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Offtake Stasiun Panaran mendukung tumbuh kembang anak dengan peningkatan kapasitas pengasuh dan memberi sarana edukatif di taman asuh anak Anak Ceria Daycare di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Area Head PGN Batam Wendi Purwanto menjelaskan bahwa Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, dan edukatif.
“Masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak. Karena itu, PGN memandang bahwa perhatian terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas pengasuhan menjadi investasi penting untuk masa depan,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Rabu.
Melalui Program TAMASYA, katanya, PGN ingin hadir tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kebutuhan anak dan keluarga.
Sebagai bentuk dukungan, PGN memberikan bantuan alat tumbuh kembang anak berupa sarana edukatif dan permainan yang dapat membantu perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak.
Selain itu, para pengasuh juga mendapatkan pendampingan dan edukasi untuk meningkatkan kualitas layanan pengasuhan di Anak Ceria Daycare, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk.
Program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PGN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, dan edukatif bagi anak-anak.
Program ini juga melibatkan orang tua melalui layanan konseling dan edukasi pengasuhan.
Menurut Wendi, pendekatan ini dilakukan agar ayah dan ibu memiliki pemahaman yang sama mengenai tumbuh kembang anak serta pola pengasuhan yang tepat untuk diterapkan di rumah.
“Program TAMASYA memberikan manfaat kepada 30 anak usia dini di Anak Ceria Daycare. Selain itu, sebanyak 16 orang tua mendapatkan layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara 6 orang pengasuh memperoleh pendampingan psikolog untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan layanan pengasuhan yang berkualitas,” katanya menjelaskan.
PGN turut berkolaborasi bersama Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung peningkatan kualitas pengasuhan dan edukasi keluarga.
PGN juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Bank Sampah Mutiara Bersinar, dan Bank Sampah Allium untuk mengenalkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada anak sejak dini.
“Melalui berbagai kegiatan edukatif, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, hingga memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bermanfaat,” kata dia.
Ke depan, PGN berharap Program TAMASYA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
