Logo Header Antaranews Kepri

Kemenag Kepri kirim 67 peserta ikuti Pesparawi tingkat nasional 2026 di Manokwari

Kamis, 18 Juni 2026 15:53 WIB
Image Print
Pelepasan rombongan kontingen Kepri mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Nasional 2026 di Manokwari, Papua Barat melalui Bandara Hang Nadim, Batam, Kamis (18/6/2026). ANTARA/HO-Humas Kemenag Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kanwil Kemenag Kepri) menyebutkan daerah itu mengirim sebanyak 67 peserta untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Nasional 2026 di Manokwari, Papua Barat.

"Kepri mengirimkan kekuatan penuh sebanyak 67 orang, yang terdiri dari peserta, pelatih, pendamping, dan official," kata Kepala Kanwil Kemenag Kepri Zoztafia di Tanjungpinang, Kamis.

Ia menyampaikan kontingen Pesparawi Kepri bertolak dari Batam menuju Papua Barat dalam dua sesi keberangkatan, yakni sesi pertama pada 18 Juni 2026, dan sesi kedua pada 24 Juni 2026.

Seluruh rombongan direncanakan kembali ke Batam pada 28 Juni 2026, atau setelah merampungkan seluruh rangkaian kompetisi tersebut. Pesparawi tahun ini digelar 18-28 Juni 2026.

Dia menyampaikan utusan terbaik Kepri akan menunjukkan kebolehannya di beberapa kategori lomba utama Pesparawi, di antaranya Paduan Suara Pria (PSP) diwakili oleh Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Batam.

Baca juga: DPMPTSP: AS dan Jepang masuk 5 besar jadi investor utama di Kepri

Lalu, Paduan Suara Wanita (PSW) diwakili LPPD Kota Tanjungpinang, serta Vokal Solo Anak diwakili LPPD Kabupaten Karimun.

Zoztafia memastikan pihaknya mendukung penuh kegiatan Pesparawi melalui pendampingan langsung secara melekat dari tim Kanwil Kemenag Kepri selama para peserta berada di Manokwari.

"Kami melakukan pendampingan langsung menuju Manokwari guna memastikan seluruh peserta Pesparawi Kepri siap dan terjaga dengan baik," ujar dia.

Lebih lanjut Zoztafia optimistis dengan persiapan yang matang, kontingen Pesparawi Kepri mampu memberikan performa terbaik di panggung nasional.

Ia juga berharap momentum Pesparawi tahun ini dapat memperkuat tali persaudaraan dan moderasi beragama di antara sesama anak bangsa.

Baca juga: BPS: Pertumbuhan ekonomi Kepri lima besar tertinggi nasional

"Sepulangnya dari Papua, para peserta diharapkan membawa pengalaman berharga yang dapat memotivasi peningkatan kualitas pembinaan keagamaan di Kepri," ujarnya.

Pesparawi merupakan festival dan kompetisi seni budaya serta musik rohani Kristen Protestan di tanah air yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali.

Acara tersebut diikuti perwakilan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, sebagai salah satu bentuk perwujudan iman dan sarana pembinaan mental serta spiritual umat Kristiani.



Baca juga: Disdik Batam buka jalur domisili jenjang SD-SMP pada SPMB 2026



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026