Logo Header Antaranews Kepri

53 SPPG Batam kembali beroperasi setelah dana dapur cair

Jumat, 19 Juni 2026 13:23 WIB
Image Print
Pelaksanaan MBG di SMP 12 di Batam, Kepri (24/2/2026). ANTARA/Amandine Nadja

Batam (ANTARA) - Sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), yang sempat menghentikan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat keterlambatan pencairan anggaran kini telah kembali beroperasi.

Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Batam Defri Frenaldi saat dihubungi di Batam, Jumat, mengatakan seluruh dapur MBG yang sebelumnya berhenti sementara telah menerima tambahan dana operasional dan kembali melayani penerima manfaat.

“Alhamdulillah, sudah. Semua anggaran sudah di-top up dan dapur yang kemarin sempat berhenti seluruhnya sudah operasional kembali,” kata Defri.

Menurut dia, pencairan dana operasional untuk 53 SPPG tersebut dilakukan pada Senin (15/6) lalu, sehingga seluruh dapur yang sempat berhenti dapat kembali menjalankan kegiatan secara normal.

Baca juga: Gubernur sebut proyek dermaga Tanjung Uban perkuat konektivitas antarpulau

“Seluruhnya sudah cair rata-rata pada Senin (15/6) kemarin,” ujarnya.

Ditambah dengan dapur yang beroperasisecara lancar yakni 86 dapur, kata dia, kini 139 SPPG yang beroperasi di Batam kembali aktif menjalankan layanan MBG.

Sebelumnya, sebanyak 53 SPPG di Batam menghentikan operasional sementara karena menunggu pencairan dana ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing dapur.

Terkait penyebab keterlambatan pencairan dana, Defri mengaku belum memperoleh penjelasan rinci dari pemerintah pusat. “Permasalahan teknis katanya,” ujar Defri.

Selain itu Defri menyampaikan layanan MBG di Batam akan mengikuti jadwal libur sekolah yang dimulai pada 29 Juni hingga 20 Juli 2026.

Baca juga: Disbudpar Batam: Kunjungan ke museum didominasi pelajar dan wisman

“Selama periode ini layanan MBG berhenti total, baik untuk pelajar maupun kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui dan balita),” kata dia.

Ia menjelaskan untuk kelompok 3B akan setop menerima pelayanan MBG sesuai dengan berhenti operasional dapur.

“Misalnya dapur melayani sekolah hingga 29 Juni, maka itu juga merupakan hari terakhir untuk pelayanan bagi 3B di wilayah kerja dapur tersebut,” kata Korwil SPPG Batam Defri Freanaldi.

Hingga Juni 2026, sebanyak 78 dari 139 dapur SPPG di Batam telah memiliki Sertifikat Layak Higiene dan dan Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari pemenuhan standar operasional layanan MBG.

Baca juga:
Keaktifan peserta JKN Tanjungpinang capai 82 persen

Pemkot Batam latih 200 IKM buat kemasan produk berkualitas



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korwil: 53 SPPG Batam kembali operasi setelah dana dapur cair



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026