Logo Header Antaranews Kepri

Trump : Aset Iran yang akan dicairkan untuk beli produk AS

Selasa, 23 Juni 2026 09:12 WIB
Image Print
Kapal-kapal komersial besar dan sebuah perahu kecil berlayar di perairan lepas pantai kota pelabuhan selatan Bandar Abbas, Iran pada 21 Juni 2026. Menyusul keputusan Amerika Serikat untuk melonggarkan blokade di Selat Hormuz, kapal-kapal dagang Iran mulai beroperasi dan menunjukkan peningkatan aktivitas di jalur perdagangan maritim penting di kawasan tersebut. ANTARA/Hassan Ghaed - Anadolu Agency / pri.

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump, Senin (22/6), mengeklaim bahwa jika aset keuangan Iran yang saat ini ditahan dicairkan sebagai bagian dari negosiasi, dana itu akan dialokasikan untuk membeli produk pertanian dari petani Amerika.

Sebelumnya pada hari itu, Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS mengeluarkan izin umum untuk penjualan minyak mentah dan produk petrokimia Iran hingga 21 Agustus, yang selanjutnya memungkinkan impornya ke AS sepanjang diperlukan untuk penjualan, pengiriman, atau bongkar muat barang-barang tersebut.

Baca juga: Delegasi Iran kembali ke Teheran usai berunding dengan AS

"Jika sanksi dicabut, uang akan masuk ke negara ini. Seluruh dana itu akan kembali ke negara ini melalui pembelian bahan pangan yang sangat mereka butuhkan," kata Trump kepada wartawan ketika ditanya tentang pencabutan sanksi tersebut.

"Uang yang kita cabut akan diberikan kepada petani kita, sebagian besar kepada petani kita," tambahnya.

Lebih lanjut ditanya tentang bagaimana pemerintahnya akan memastikan Republik Islam tidak akan menggunakan pendapatan dari penjualan minyak untuk membangun kembali militer mereka, presiden mengatakan "kita lihat nanti".

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump klaim aset Iran yang dicairkan untuk beli produk pertanian AS



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026