Logo Header Antaranews Kepri

Bertanding tanpa Gol, Kolombia dan Portugal melenggang bersama ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 09:47 WIB
Image Print
Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup K Piala Dunia 2026 antara Kolombia melawan Portugal yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Amerika Serikat, Sabtu 27/6/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional sepak bola Kolombia dan Portugal sukses memastikan langkah mereka melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol 0-0 pada laga pamungkas penyisihan Grup K di Stadion Hard Rock, Florida, Amerika Serikat, Minggu WIB.

Berdasarkan data statistik resmi dari FIFA, hasil satu poin ini menempatkan Kolombia finis sebagai juara Grup K dengan koleksi tujuh poin dari tiga laga yang sudah dilakoni. Sementara itu, Portugal yang berjuluk Seleccao das Quinas berhak mendampingi Kolombia ke fase gugur dengan status sebagai runner-up grup lewat torehan lima poin.

Peta persaingan akhir Grup K menempatkan Republik Demokratik (RD) Kongo di peringkat ketiga dengan empat poin, diikuti Uzbekistan di dasar klasemen tanpa raihan poin. Menariknya, RD Kongo juga dipastikan turut lolos ke babak 32 besar karena masuk dalam daftar salah satu tim penghuni peringkat ketiga terbaik turnamen.

Jalannya pertandingan

Pertandingan yang menjadi pertemuan pertama bagi kedua tim di ajang internasional ini langsung berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Baik Kolombia maupun Portugal langsung memperagakan permainan menyerang dan saling menekan demi memburu gol pembuka.

Kolombia yang diarsiteki oleh Nestor Gabriel Lorenzo tampil jauh lebih agresif di sepanjang babak pertama. Tim asal Amerika Selatan ini berkali-kali menebar ancaman nyata melalui skema serangan cepat dari kedua sisi sayap lapangan. Namun, rapat dan disiplinnya barisan pertahanan Portugal membuat setiap peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.

Selepas jeda hydration break, Portugal yang dikomandoi oleh Roberto Martinez perlahan mulai meningkatkan intensitas permainan mereka. Tim asal Eropa ini lebih berani menguasai bola dan balik menciptakan beberapa momentum berbahaya di lini pertahanan lawan. Kendati demikian, penyelesaian akhir yang kurang maksimal dari kedua tim membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, tempo pertandingan tetap terjaga dalam ritme yang tinggi. Kolombia dan Portugal bergantian melancarkan gelombang serangan, tetapi performa solid dari kedua penjaga gawang serta kedisiplinan lini belakang masing-masing tim membuat setiap peluang matang berhasil dipatahkan.

Drama sempat terjadi pada masa injury time babak kedua, tepatnya di menit ke-90+1. Pendukung Kolombia sempat bersorak ketika bek Davinson Sanchez berhasil menggetarkan jala gawang Portugal. Namun, kegembiraan tersebut langsung sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena Sanchez sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu.

Secara keseluruhan, laga berjalan sangat intens di mana Kolombia mendominasi dengan mencatatkan total 24 upaya mengarah ke gawang, berbanding 13 percobaan milik Portugal. Duel fisik yang ketat ini juga memaksa wasit meniup peluit untuk 18 total pelanggaran, di mana satu kartu kuning dihadiahkan untuk pemain Kolombia, sementara Portugal sukses menuntaskan laga dengan bersih tanpa koleksi kartu. Skor imbang 0-0 pun menjadi hasil akhir yang adil bagi kedua tim.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kolombia dan Portugal lolos ke 32 besar usai imbang 0-0



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026