
Pratinjau Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Amerika Serikat (AS) menjadi tuan rumah terakhir yang bermain di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah dua tuan rumah lainnya, Kanada dan Meksiko, sudah bermain lebih dulu dan memastikan langkah keduanya ke babak 16 besar.
Kanada menjadi tuan rumah pertama yang lolos setelah mereka mengalahkan Afrika Selatan 1-0 pada Senin, sementara Meksiko melaju ke babak berikutnya setelah menekuk Ekuador 2-0 pada Rabu.
Kini, AS berambisi mengikuti tuah Kanada dan Meksiko di edisi tahun ini, dengan tim asuhan Mauricio Pochettino ini akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada Kamis (2/7) pukul 07.00 WIB di Stadion San Francisco Bay Area, AS.
Sementara itu, Bosnia dan Herzegovina memastikan tempat di putaran final setelah menyingkirkan juara dunia empat kali, Italia, pada babak play-off zona Eropa. Di fase grup, The Dragons mengumpulkan empat poin dari hasil imbang melawan Kanada, kalah dari Swiss, dan menang atas Qatar. Raihan tersebut cukup untuk membawa mereka lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Rekor pertemuan
11v11 mencatat laga nanti akan menjadi pertemuan pertama AS dengan Bosnia dan Herzegovina di panggung Piala Dunia. Sebelumnya, kedua tim ini sudah tiga kali bertemu pada laga persahabatan sejak 2013, dengan AS yang tak terkalahkan dengan dua kemenangan dan satu hasil seri.
Pada 2013, pertemuan pertama mereka berakhir dengan drama tujuh gol untuk kemenangan AS dengan skor 4-3 yang diwarnai hattrick Jozy Altidore.
Pertemuan kedua AS dengan Bosnia berakhir imbang 0-0 pada 2018, lalu pada pertemuan terakhir pada 2021 kembali dimenangkan AS dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Cole Bassett pada menit akhir.
Komentar kedua pelatih
AS bertekad memetik kemenangan pertama di babak gugur sejak edisi 2002, namun Pochettino menyadari misi itu tidaklah mudah karena Bosnia dan Herzegovina bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
"Bosnia dan Herzegovina adalah tim yang sangat kompetitif, agresif, kuat secara fisik, dan juga sangat terorganisasi. Selain itu, mereka memiliki pelatih yang sangat bagus," ujar Pochettino, dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu.
Sementara itu, pelatih Bosnia dan Herzegovina Sergej Barbarez sadar bahwa di laga nanti timnya bukan yang diunggulkan. Kendati demikian, ia justru senang dengan status ini karena akan membuat timnya tampil tanpa beban.
"Saya tetap melihat Amerika Serikat sebagai favorit. Mereka berada di atas kami dalam peringkat dunia, bermain di kandang sendiri, memiliki banyak pemain hebat, dan sejarah yang kuat," ujar Barbarez.
Prediksi susunan pemain
AS (3-4-2-1): Matthew Freese (GK), Alexander Freeman, Tim Ream, Chris Richards, Sergino Dest, Tyler Adams, Malik Tillman, Antonee Robinson, Weston McKennie, Christian Pulisic, Folarin Balogun.
Pelatih: Mauricio Pochettino
Bosnia dan Herzegovina (4-4-2): Nikola Vasilj (GK), Amar Dedic, Tarik Muharemovic, Nikola Katic, Sead Kolasinac, Esmir Bajraktarevic, Benjamin Tahirovic, Ivan Basic, Kerim Alajbegovic, Ermedin Demirovic, Edin Dzeko.
Pelatih: Sergej Barbarez.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina: Lanjutkan tuah tuan rumah
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
