
Saksi di MK sebut MBG tingkatkan konsentrasi dan semangat belajar siswa

Jakarta (ANTARA) - Saksi yang dihadirkan pemerintah dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026 di Mahkamah Konstitusi (MK) menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkatkan konsentrasi, semangat belajar, dan kehadiran siswa di sekolah.
“Program MBG memberikan manfaat nyata bagi peserta didik kami. Pertama, program MBG ini meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar anak-anak,” kata Kepala Sekolah TK Kartika Nawa Malang, Jawa Timur, Nur Azizah, dalam Sidang Pleno MK yang diikuti secara daring dari Jakarta, Rabu.
Menurut Nur Azizah, sebelum program MBG berjalan, sebagian siswa kerap enggan datang ke sekolah. Namun setelah program tersebut diterapkan, tingkat kehadiran siswa meningkat.
“Tadinya anak-anak malas berangkat sekolah, sekarang menjadi rajin,” ujarnya.
Baca juga: KPK resmi tahan Bupati dan Sekda Kuansing
Selain itu, menu MBG yang bervariasi, seperti susu dan buah, membuat siswa semakin bersemangat mengikuti pembelajaran.
Nur Azizah menegaskan seluruh keterangannya di persidangan disampaikan berdasarkan pengalaman dan pengamatannya sebagai kepala sekolah.
“Saya sampaikan dengan kesadaran penuh tanpa ada tekanan atau paksaan dari pihak manapun,” katanya.
Nur Azizah merupakan satu dari tiga saksi yang dihadirkan pemerintah dalam sidang pengujian materiil UU APBN 2026 terkait perkara Nomor 40/PUU-XXIV/2026, Nomor 52/PUU-XXIV/2026, dan Nomor 55/PUU-XXIV/2026 yang mempersoalkan penempatan program MBG dalam anggaran pendidikan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Saksi di MK: MBG tingkatkan konsentrasi dan kehadiran siswa
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
