Logo Header Antaranews Kepri

Bulog: Penyaluran bantuan pangan beras dan minyak di Batam-Karimun rampung

Kamis, 2 Juli 2026 14:25 WIB
Image Print
Penyaluran bantuan pangan beras dan MinyaKita di Batam, Kepri. (ANTARA/HO-Bulog Batam)

Batam (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), telah menyelesaikan penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng alokasi Februari-Maret 2026 kepada seluruh penerima di Kota Batam dan Kabupaten Karimun sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Batam Ashariyanti Pratimi mengatakan hingga 30 Juni 2026 bantuan pangan telah tersalurkan kepada 59.066 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Batam dan 20.235 PBP di Kabupaten Karimun.

“Alhamdulillah bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 telah selesai disalurkan oleh Bulog Kantor Cabang Batam kepada 59.066 PBP di Kota Batam dan 20.235 PBP di Kabupaten Karimun per 30 Juni 2026,” kata Ashariyanti saat dihubungi di Batam, Kamis.

Ia menambahkan masyarakat menyambut positif penyaluran bantuan pangan yang telah diterima selama dua bulan terakhir.

“Masyarakat menyambut baik penyaluran bantuan pangan. Bantuan ini dinilai bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.

Baca juga: Bandara Hang Nadim tambah rute penerbangan baru Batam-Yogyakarta

Ia mengatakan Bulog kini mulai mempersiapkan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli 2026.

Pada penyaluran tersebut, setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras.

Namun, jumlah penerima maupun jadwal penyaluran masih menunggu pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari pemerintah.

“Untuk jumlah dan waktu penyaluran masih menunggu pembaruan data DTSEN,” ujarnya.

Menurut Ashariyanti, pembaruan DTSEN dilakukan menyesuaikan perubahan data kependudukan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta hasil pemutakhiran dan verifikasi data oleh pemerintah sehingga jumlah penerima bantuan dapat berubah.

Baca juga: BI bersama TNI AL penuhi kebutuhan uang rupiah layak edar di wilayah 3T Kepri

Lebih lanjut, Bulog Batam memastikan stok pangan di wilayah Batam dan Karimun dalam kondisi terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Saat ini, Bulog Batam menguasai stok sekitar 4.200 ton beras yang terdiri atas 3.900 ton beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 300 ton beras premium. Ashariyanti mengatakan kebutuhan Batam-Karimun per bulan yakni 1.250 ton.

Selain itu, tersedia stok MinyaKita sebanyak 95.000 liter.

“Stok MinyaKita tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga pengiriman stok berikutnya,” kata Ashariyanti.


Baca juga: BPS: Penguatan dolar & ringgit picu kenaikan kunjungan wisman Kepri



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026