
Kolombia vs Ghana: Gol tunggal Jhon Arias loloskan Los Cafeteros

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Kolombia sukses memastikan diri sebagai tim terakhir yang melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Kepastian tersebut diraih skuad Los Cafeteros setelah menundukkan perlawanan sengit wakil Afrika, Ghana, dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 32 besar di Stadion Arrowhead, Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, Sabtu WIB.
Gol semata wayang penentu kemenangan Kolombia dilesakkan oleh gelandang berusia 28 tahun, Jhon Arias. Torehan ini sekaligus menjadi gol perdana Arias di sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.
Jalannya pertandingan
Laman resmi FIFA mencatat, sejak sepak mula, Kolombia langsung mengambil kendali permainan. Namun, petaka sempat menghampiri skuad asuhan Nestor Gabriel Lorenzo ketika penyerang Jhon Cordoba mengalami cedera serius pada menit kedelapan, sehingga terpaksa ditarik keluar dan digantikan oleh Luis Suarez.
Strategi darurat tersebut rupanya menjadi berkah terselubung. Baru enam menit berada di dalam lapangan, Suarez langsung menjadi aktor penting di balik lahirnya gol kemenangan Kolombia pada menit ke-14.
Berawal dari akselerasinya di sektor sayap, Suarez melepaskan umpan silang yang sempat membentur bek Ghana, Gideon Mensah. Dengan sigap, Suarez kembali menyambar bola muntah untuk mengirimkan umpan matang ke tengah kotak penalti. Bola yang gagal dijangkau Luis Diaz mengalir deras ke tiang jauh, di mana Jhon Arias sudah berdiri bebas dan langsung menyambarnya dengan tembakan sentuhan pertama (first-time shot) yang mengoyak jala gawang Ghana. Skor berubah 1-0.
Ghana merespons gol tersebut dengan menaikkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Kolombia membuat keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Ghana bermain semakin agresif dan cenderung mengandalkan pendekatan fisik. Alih-alih menciptakan peluang bersih, permainan keras Ghana justru berbuah hujan kartu dari saku wasit Clement Turpin. Tiga pilar Ghana, yakni Caleb Yirenkyi, Abdul Fatawu, dan Alidu Seidu, terpaksa dihadiahi kartu kuning sepanjang babak kedua.
Di sisi lain, Kolombia tampil jauh lebih dominan dan berbahaya saat membangun serangan balik. Kiper Ghana, Lawrence Ati Zigi, dipaksa jatuh bangun melakukan penyelamatan krusial untuk mementahkan peluang emas dari Gustavo Puerta serta Davinson Sanchez.
Kolombia sebenarnya sempat bersorak kembali pada menit ke-57 setelah Luis Diaz berhasil menggetarkan jala gawang Ghana memanfaatkan sodoran umpan Arias. Namun, selebrasi tersebut dianulir oleh wasit lantaran hakim garis telah mengangkat bendera tanda offside. Keunggulan tipis 1-0 Kolombia tetap bertahan kokoh hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan hasil ini, Kolombia resmi mengunci slot terakhir di babak perdelapan final dan sudah ditunggu oleh Swiss yang sebelumnya lolos usai mendepak Aljazair. Duel perebutan tiket perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, pada Rabu (8/7) WIB.
Berikut susunan pemain kedua tim seturut laman resmi FIFA:
Kolombia (4-1-2-3): Camilo Vargas; Daniel Munoz, Davinson Sanchez,Jhon Lucumi, Johan Mojica; Jefferson Lerma; Jhon Arias (Juan Quinones), Gustavo Puerta; James Rodriguez (Richard Rios), Jhon Cordoba (Luis Suarez), Luis Diaz (Jaminton Campaz).
Ghana (4-1-2-3): Lawrence Ati Zigi; Marvin Senaya (Alidu Seidu), Derrick Luckassen, Jerome Opoku, Gideon Mensah; Thomas Partey; Caleb Yirenkyi (Prince Adu), Kwasi Sibo; Inaki Williams (Abdul Fatawu), Jordan Ayew (Ernest Nuamah), Antoine Semenyo.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gol semata wayang Jhon Arias bawa Kolombia ke babak 16 besar
Pewarta : Donny Aditra
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
