Logo Header Antaranews Kepri

Portugal tersingkir di Piala Dunia, Roberto Martinez mundur

Selasa, 7 Juli 2026 06:58 WIB
Image Print
Pelatih Portugal Roberto Martinez. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Chen/nym.

Jakarta (ANTARA) - Gelombang kejutan pasca-laga Derby Iberia di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 berlanjut. Roberto Martinez kini resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala tim nasional Portugal.

Keputusan besar tersebut diumumkan langsung oleh Martinez menyusul kekalahan tragis timnya dengan skor tipis 0-1 dari Spanyol di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada Selasa dini hari WIB. Kekalahan itu sekaligus menghentikan langkah armada Selecao das Quinas di turnamen akbar empat tahunan ini.

"Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Penting bagi tim untuk memiliki suara baru dan pemimpin baru," kata Martinez seusai pertandingan sebagaimana dikutip dari TNT Sports. "Saya akan membawa semua kenangan ini bersama saya. Saya berharap Portugal juga memiliki kenangan indah selama tiga setengah tahun saya menjadi pelatih. Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya."

Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa keputusan untuk meletakkan jabatannya bukan sesuatu yang telah ia rencanakan secara matang sebelum turnamen dimulai. Martinez mengaku hanya memiliki satu target mutlak saat menginjakkan kaki di Amerika Serikat, yaitu membawa Portugal keluar sebagai juara dunia.

"Keputusan ini belum ditentukan sebelumnya. Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia, dan karena saya tidak berhasil melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus lanjut (melatih Portugal)," ujarnya menegaskan.

Baca juga:
Spanyol vs Portugal 1-0: Merino cetak gol, era Ronaldo berakhir

Piala Dunia terakhir CR7, Ronaldo harap Portugal vs Spanyol bukan yang terakhir


Akhir dramatis

Langkah Portugal di Piala Dunia 2026 memang harus berakhir secara dramatis. Ketika pertandingan babak 16 besar tampak akan berlanjut ke babak tambahan, gol larut dari gelandang Spanyol, Mikel Merino, pada menit ke-90+1 membuyarkan segalanya dan memastikan kemenangan 1-0 untuk La Roja. Hasil minor ini tidak hanya menghentikan kiprah Portugal, tetapi juga menjadi penutup babak sejarah bagi Cristiano Ronaldo yang telah mengonfirmasi bahwa turnamen di Amerika Utara ini menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier internasionalnya di usia 41 tahun.

Roberto Martinez pertama kali ditunjuk untuk menukangi skuad Portugal pada Januari 2023, sebelumnya ia mundur dari kursi pelatih tim nasional Belgia. Selama tiga setengah tahun masa baktinya memimpin Bruno Fernandes dkk, pelatih berusia 52 tahun ini menorehkan beberapa catatan penting.

Martinez sukses membawa Portugal mencapai babak perempat final Piala Eropa (Euro) 2024, menjuarai trofi UEFA Nations League 2025 usai menumbangkan Spanyol lewat drama adu penalti, serta terakhir mengantarkan tim lolos hingga babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pada putaran final Piala Dunia 2026 ini sendiri, Portugal melaju ke fase gugur dengan status sebagai runner-up Grup G. Di fase grup, mereka mencatatkan hasil imbang saat bersua Republik Demokratik Kongo dan Kolombia, serta sempat menang telak 5-0 atas Uzbekistan. Sebelum akhirnya didepak oleh Spanyol, Portugal sempat melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Kroasia secara dramatis lewat gol penentu di menit-menit akhir laga.



Baca juga:
Ronaldo umumkan Piala Dunia 2026 jadi penampilan terakhirnya

Ronaldo: Kemenangan Portugal atas Kroasia untuk Diogo Jota



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Roberto Martinez mundur sebagai pelatih timnas Portugal



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026