
Perum Bulog Natuna gandeng 58 mitra jaga stabilitas harga beras

Natuna, Kepri (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Natuna Provinsi Kepulauan Riau menggandeng 58 mitra untuk menjaga stabilitas harga beras medium sekaligus memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian dikonfirmasi di Natuna, Selasa, mengatakan puluhan mitra itu terdiri atas pemilik warung, kios dan toko sembako yang bekerja sama secara resmi dengan Bulog dalam mendistribusikan beras medium kepada masyarakat sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Menurut dia, HET beras medium Bulog di Natuna ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram. Beras tersebut dipasarkan dalam kemasan lima kilogram dengan harga Rp65.500 per karung.
Baca juga: Desa Sepempang di Natuna jadi percontohan anti korupsi 2026
"Mitra kita saat ini sudah mencapai 58 dan tersebar di beberapa kecamatan, dua di antaranya berada di pulau," ucapnya.
Ia menjelaskan setiap mitra wajib terdaftar secara resmi di Perum Bulog agar distribusi beras dapat dipantau, mulai atas jumlah stok hingga harga jual di tingkat pengecer. Beras medium yang disalurkan Bulog kepada para mitra dipasarkan dengan merek SPHP.
Ia menambahkan, selain melalui mitra, beras SPHP juga dijual pada kegiatan operasi pasar murah dan gerakan pangan murah.
"Kita pantau terus penjualan hingga harganya, jadi tidak boleh dijual di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran, akan diberikan pembinaan," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Batam pakai aplikasi 'Sitebus Murah' agar penyaluran sembako tepat sasaran
Pencius menambahkan setiap mitra hanya dapat membeli maksimal dua ton beras atau sesuai dengan kapasitas penyimpanan dari masing-masing toko dalam satu kali pengambilan.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga pemerataan distribusi, mencegah penimbunan, serta menghindari praktik penjualan kembali atau repacking oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Bulog juga mengawasi penjualan beras kepada konsumen melalui laporan berkala dari setiap mitra. Laporan tersebut menjadi dasar bagi Bulog untuk memantau ketersediaan stok sekaligus menentukan kebutuhan penambahan pasokan di masing-masing toko," katanya.
Baca juga: Prabowo panggil pimpinan BP Batam, Siapkan Batam jadi gerbang maritim dan investasi global
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
