
Nelayan hanyut di perairan Bintan Utara ditemukan selamat

Tanjungpinang (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), menyebutkan seorang nelayan Septua Gesman Daeli (51) yang dilaporkan hanyut dan hilang kontak saat memancing di wilayah perairan Bintan Utara ditemukan selamat.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Tanjungpinang Eryk Subariyanto dalam keterangannya di Tanjungpinang, Selasa malam, menjelaskan kronologis kejadian bermula ketika korban pergi memancing ikan seorang diri pada Senin (6/7) pukul 04:00 WIB.
Namun, tiba-tiba kapal yang dikemudikan korban mengalami mati mesin, sehingga menyebabkan kapal oleng.
"Pada Selasa pukul 11:15 WIB, korban menginformasikan lokasi serta kondisi kapal kepada istrinya," kata Subariyanto.
Setelah menerima informasi kejadian itu, kata dia, Kantor SAR Tanjungpinang kemudian berkoordinasi dengan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban, serta Kapal Negara 547 Tanjung Uban.
Kemudian pada pukul 13:05 WIB, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Tanjung Uban berjumlah empat personel dan dua personel Polairud Polres Bintan bergerak menuju ke lokasi kejadian dengan menggunakan RIB 04 Tanjung Uban.
Selain itu, tiga unsur SAR juga dikerahkan untuk mencari korban, di antaranya RIB 04 Unit Siaga SAR Tanjung Uban, KN 547 KPLP Tanjung Uban, serta speedboat Pos AL Mentigi.
Pada pukul 14:00 WIB, lanjut dia, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat, dengan kondisi kapal mati mesin.
"Kapal korban langsung ditarik menuju ke Dermaga PLP Tanjung Uban, termasuk korban dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga," kata Subariyanto.
Dengan telah ditemukannya korban, kata dia, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Pewarta : OGN
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
