
Iran: Serangan AS langgar gencatan senjata

Istanbul (ANTARA) - Iran pada Rabu menyatakan bahwa serangan militer AS terbaru yang menargetkan beberapa pusat pemantauan dan pengawasan di sepanjang pantai selatan negara itu adalah melanggar hukum internasional dan perjanjian gencatan senjata.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa "tentara teroris AS" melancarkan serangan pada Rabu dini hari terhadap beberapa fasilitas pemantauan dan pengawasan di garis pantai selatan Iran.
Kementerian tersebut mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan "pelanggaran terang-terangan" terhadap Pasal 2(4) Piagam PBB, yang melarang penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara.
Kementerian juga menuduh Washington melanggar pasal pertama perjanjian gencatan senjata antara kedua negara, yang menurutnya mensyaratkan penghentian operasi militer.
Iran dan AS mencapai nota kesepahaman pada 17 Juni yang bertujuan untuk mengakhiri konflik militer mereka dan mencapai perjanjian perdamaian yang langgeng.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran sebut serangan AS langgar gencatan senjata
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
