Logo Header Antaranews Kepri

Nilai rupiah melemah seiring serangan AS terhadap Iran

Rabu, 8 Juli 2026 17:04 WIB
Image Print
Ilustrasi - Petugas perbankan mengecek uang tunai sebelum didistribusikan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc/aa.

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore melemah 34 poin atau 0,19 persen menjadi Rp18.014 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.980 per dolar AS.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipicu serangan AS terhadap Iran.

“Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan telah memulai serangkaian serangan terhadap Iran, yang bertujuan untuk memberikan apa yang digambarkan sebagai ‘biaya berat’ atas serangan Teheran terhadap pelayaran komersial,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Eskalasi yang terus berlanjut memunculkan masalah pelayaran yang lebih besar di Selat Hormuz, sehingga memicu kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah.

Serangan tersebut juga terjadi tak lama setelah AS menarik konsesi penting yang memungkinkan Iran untuk menjual minyak secara internasional, sebuah langkah yang menandai pasar minyak lebih ketat dalam beberapa pekan mendatang.

Sebelumnya, Iran dilaporkan telah menyerang kapal-kapal yang mencoba menyeberangi Selat Hormuz pekan ini, meningkatkan ketegangan dengan AS dan memicu lebih banyak ketidakpastian tentang status jalur air penting tersebut.

“Babak permusuhan terbaru berpotensi merusak kesepakatan tersebut, dengan pembicaraan perdamaian di masa depan antara kedua negara kini tampak tidak pasti,” ujar dia.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah melemah seiring serangan AS terhadap Iran



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026