Logo Header Antaranews Kepri

Argentina vs Inggris: Alvarez sebut semifinal ini sulit

Senin, 13 Juli 2026 12:36 WIB
Image Print
Pesepakbola Argentina Julian Alvarez (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Swiss Nico Elvedi (kiri) saat bertanding perempat final Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Kansas City di Kansas City, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026). Argentina menang 3-1 atas Swiss dan lolos ke semifinal. ANTARA FOTO/(Xinhua/Xiao Yijiu/YU

Jakarta (ANTARA) - Penyerang tim nasional Argentina, Julian Alvarez, menegaskan bahwa atmosfer pertandingan di babak semifinal Piala Dunia tidak pernah mudah. Pernyataan ini ia lontarkan setelah Albiceleste memastikan langkah ke babak empat besar Piala Dunia 2026 untuk menantang musuh bebuyutan mereka, Inggris.

Laga klasik penuh gengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.

"Semifinal Piala Dunia akan selalu menjadi pertandingan yang sulit," ungkap Alvarez seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (13/7).

Pemain yang kini merumput bersama Atletico Madrid tersebut menjadi salah satu pahlawan kemenangan setelah menyumbang satu gol saat Argentina menundukkan Swiss dengan skor 3-1 pada babak perempat final di Stadion Kansas City, Minggu (12/7).

Torehan tersebut menjadi gol perdana Alvarez di sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. Gol itu sekaligus menjadi koleksi kelimanya di ajang sepak bola terakbar sejagat ini sejak debutnya pada edisi 2022 di Qatar lalu.

Menanggapi kekuatan Inggris yang lolos ke semifinal usai mendepak Norwegia 2-1, Alvarez mengaku timnya sudah mulai memetakan gaya bermain sang lawan. Kendati memuji kualitas merata skuad The Three Lions, ia memilih fokus pada kesiapan internal timnya terlebih dahulu.

"Kami sudah melihat cara mereka bermain dan mereka adalah tim yang hebat dengan pemain-pemain berkualitas tinggi. Namun, saat ini kami fokus pada diri kami sendiri, dan untuk sementara yang terpenting adalah memulihkan kondisi," imbuh penyerang berusia 26 tahun tersebut.

Dominasi Inggris

Secara rekor pertemuan di panggung Piala Dunia, Argentina dan Inggris tercatat sudah bentrok sebanyak lima kali. Dari total pertemuan tersebut, Inggris sebenarnya lebih mendominasi dengan mengemas tiga kemenangan atas Argentina.

Pertemuan terakhir kedua negara terjadi 24 tahun silam, tepatnya pada fase grup Piala Dunia 2002 di Jepang-Korea Selatan. Saat itu, langkah langkah Albiceleste terjegal setelah kalah tipis 0-1 lewat eksekusi penalti ikonik David Beckham.

Senada dengan Alvarez, bek kiri senior Argentina, Nicolas Tagliafico, juga mengingatkan rekan-rekannya bahwa Inggris bisa menjadi batu sandungan yang sangat berat. Ia menegaskan pentingnya persiapan matang demi ambisi menembus babak final secara beruntun sekaligus mempertahankan takhta juara dunia.

"Argentina dan Inggris tidak terlalu sering bertemu. Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk semifinal ini dan berjuang demi mencapai final," pungkas Tagliafico.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Julian Alvarez: Semifinal Piala Dunia selalu jadi laga yang sulit



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026