Logo Header Antaranews Kepri

Trump umumkan blokade Selat Hormuz, buat kebijakan biaya jasa keamanan kargo 20%

Selasa, 14 Juli 2026 09:43 WIB
Image Print
Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang sedang berlabuh di Teluk Oman, di lepas pantai Muscat, Oman, pada 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang krusial. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri.

Hamilton, Kanada (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (13/7) mengatakan pemerintahnya memberlakukan kembali kebijakan yang disebutnya “blokade Iran”, serta mengusulkan pengenaan biaya sebesar 20 persen atas kargo yang melewati Selat Hormuz sebagai imbalan atas perlindungan AS di jalur air strategis tersebut.

"Selat Hormuz TERBUKA, dan akan tetap TERBUKA, dengan atau tanpa Iran," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

"Kami memberlakukan kembali BLOKADE IRAN, yang dinamakan demikian karena hanya menghentikan kapal atau pelanggan Iran untuk masuk atau keluar. Semua negara lain akan memiliki penggunaan Selat yang adil dan terbuka," tulisnya.

Trump mengatakan AS akan memberikan jaminan keamanan di jalur perairan tersebut dan memungut biaya kepada operator kargo.

"Mulai sekarang, AS akan dikenal sebagai 'PENJAGA SELAT HORMUZ,' akan tetapi, dan demi KEADILAN, akan mendapatkan penggantian biaya sebesar 20% dari semua kargo yang dikirim, untuk semua biaya yang diperlukan dalam menjalankan tugas menyediakan keselamatan dan keamanan di wilayah yang sangat rawan konflik ini," kata Trump, menambahkan implementasi akan segera dimulai.

Tak lama setelah pengumuman Trump, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan di akun X bahwa pasukannya akan melanjutkan blokade lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran pada Selasa mulai pukul 4 sore waktu setempat.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump kembali blokade Selat Hormuz, tarik tarif jasa keamanan 20%



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026