
China bantah tuduhan Trump terkait campur tangan dalam pemilu di AS

Istanbul (ANTARA) - Pemerintah China pada Jumat membantah tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan bahwa Beijing telah mencampuri pemilu di AS.
“Tuduhan Amerika Serikat tidak memiliki dasar fakta dan bertujuan untuk menjelekkan China,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, kepada para wartawan di Beijing.
Trump pada Jumat menuduh bahwa sejak siklus pemilu 2020, China memperoleh 220 juta data pemilih AS, yang disebutnya sebagai “kompromi data pemilu terbesar dalam sejarah.”
Baca juga: KPK ungkap ada 70 kendaraan dinas Pemprov Papua belum dikembalikan
Dalam pidato utama yang disiarkan secara nasional pada jam tayang utama, Trump mengumumkan deklasifikasi dokumen intelijen yang menurutnya menunjukkan adanya campur tangan asing secara luas serta kerentanan serius dalam sistem pemilu AS.
Namun, Lin mengatakan tuduhan serupa telah lama terbukti tidak berdasar.
“China berpegang teguh pada prinsip non-intervensi dalam urusan internal negara lain. China tidak tertarik untuk mencampuri pemilu Amerika Serikat dan tidak pernah melakukannya,” ujarnya.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China bantah tuduhan Trump soal campur tangan saat pemilu AS
Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
