
Prancis vs Inggris, Deschamps: Ini bukan laga persahabatan

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa skuadnya bakal serius menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Pertandingan adu gengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, pada Minggu dini hari esok.
Deschamps meluruskan anggapan miring yang menilai laga ini tidak lagi berarti bagi tim sebesar Prancis setelah impian menuju partai puncak harus kandas di babak semifinal.
"Ini bukan pertandingan persahabatan dan walau bukan laga yang ingin kami mainkan, tetap harus kami jalani," kata Deschamps melalui laman resmi FIFA, Sabtu (18/7).
Pulang bawa medali
Mantan kapten Les Bleus saat menjuarai Piala Dunia 1998 ini menyatakan bahwa laga penutup ini tetap krusial, dan semua elemen di dalam tim bertanggung jawab memenangkan laga ini.
"Memang ini tidak sepenting laga lainnya (final), namun saya tegaskan kembali: kami ada di sini," ujar Deschamps dengan nada tegas.
Prancis terlempar ke babak ini setelah dipaksa menyerah dengan skor 0-2 di tangan Spanyol pada babak semifinal. Sementara itu, calon lawan mereka, Inggris, juga harus mengubur mimpi mereka setelah takluk 1-2 secara dramatis dari Argentina.
Seandainya sukses menumbangkan The Three Lions esok hari, raihan ini akan menjadi medali perunggu ketiga bagi Prancis di sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, setelah sebelumnya diraih pada edisi 1958 dan 1986.
Prancis sendiri tercatat pernah sekali gagal dalam perebutan tempat ketiga, tepatnya saat dipaksa menyerah dengan skor ketat 2-3 dari Polandia pada Piala Dunia 1982 di Spanyol.
Baca juga:
Lionel Messi pantas disebut GOAT
Suporter Argentina harap Messi belum pensiun usai Piala Dunia 2026
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Deschamps tegaskan Prancis serius hadapi Inggris
Pewarta : Aldi Sultan
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
