
2 kapal tanker meledak di Selat Hormuz, Iran tuding AS paksa melintasi "jalur tidak aman"

Istanbul (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Senin dini hari menyatakan dua tanker minyak, yang berusaha melintasi "jalur tak aman" di sebelah selatan Selat Hormuz, meledak dan tidak dapat melanjutkan pelayarannya.
IRGC menyatakan dua kapal itu berusaha melintasi jalur rute itu di bawah "tekanan dan paksaan" dari militer Amerika Serikat.
Dalam pernyataan tersebut, Iran pun kembali memperingatkan bahwa selama "agresi AS terus berlanjut di kawasan tersebut, maka jalur itu tidak akan aman untuk pengiriman pupuk, minyak, atau gas.
Baca juga: 239 dapur SPPG di Kepri siap salurkan MBG pada hari pertama sekolah
Oleh karena itu, lanjut IRGC, militer AS harus bersiap menghadapi pembalasan atas tindakan ilegal dan melanggar hukum itu.
Sebelumnya, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyatakan pihak militer telah melaporkan adanya kapal yang terbakar sekitar delapan mil laut di barat laut Kumzar, Oman, dan penyebab kebakaran tersebut belum diverifikasi.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dua tanker meledak di Selat Hormuz, Iran tuding AS paksa melintas
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
