
Selebrasi juara Piala Dunia Spanyol diwarnai penangkapan warga

Moskow (ANTARA) - Euforia perayaan keberhasilan Tim Nasional Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 di ibu kota Madrid diwarnai penangkapan terhadap tujuh orang oleh pihak kepolisian setempat, sebagaimana dilaporkan surat kabar harian La Razon, Senin (20/7).
Kendati ada tindakan tegas dari kepolisian terkait beberapa insiden, secara umum pesta perayaan kemenangan warga di sudut-sudut Kota Madrid dilaporkan berjalan aman dan tanpa gangguan keamanan yang serius.
Insiden tersebut terjadi usai La Furia Roja memastikan trofi juara dunia kedua mereka sepanjang sejarah setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final dramatis yang digelar di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Ahad (19/7) waktu setempat. Gol tunggal pahlawan kemenangan Spanyol dilesakkan oleh Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.
Pemerintah kota dan federasi sepak bola Spanyol menjadwalkan puncak perayaan gelar juara dunia secara resmi di Madrid pada Senin. Para penggawa La Roja diarak keliling pusat ibu kota menggunakan bus beratap terbuka untuk menyapa puluhan ribu pendukung yang memadati jalanan.
Piala Dunia 2026 yang berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli ini merupakan turnamen sepak bola terakbar pertama yang melibatkan 48 negara kontestan, sekaligus edisi perdana yang digelar di tiga negara tuan rumah bersama, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Selebrasi kemenangan Spanyol diwarnai penangkapan sejumlah orang
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
