Logo Header Antaranews Kepri

AS pertimbangkan larangan penjualan drone militer buatan asing

Rabu, 22 Juli 2026 12:32 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Tim ANTARA Bengkulu)

Washington (ANTARA) - Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) meminta masukan dari berbagai pihak terkait kemungkinan pelarangan impor atau penjualan drone militer buatan luar negeri.

Pada Selasa (21/7), FCC mengumumkan langkah-langkah untuk memperkuat keamanan rantai pasok industri drone.

Baca juga: Pasukan Iran serang sejumlah situs radar di Kuwait

“Komisi telah menerbitkan Pemberitahuan Publik yang meminta tanggapan mengenai apakah impor atau penjualan untuk penggunaan non-pemerintah AS atas drone kelas militer buatan luar negeri yang masuk dalam Daftar Tercakup harus dilarang, termasuk swarming drones dan drone yang dilengkapi teknologi inframerah,” kata FCC dalam sebuah pernyataan.

Secara khusus, komisi meminta informasi mengenai jumlah perangkat yang telah diimpor dan siap dipasarkan, jumlah model yang saat ini sedang dalam perjalanan atau menunggu pengiriman.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS pertimbangkan larangan impor drone militer asing



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026