
Istana hormati keputusan Nanik mundur dari BGN

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan keputusan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri, alih-alih mengambil cuti untuk memulihkan kondisi kesehatannya, merupakan keputusan pribadi yang sepenuhnya dihormati pemerintah.
Prasetyo menegaskan pemerintah tidak dapat memaksakan pilihan kepada Nanik karena hanya yang bersangkutan yang memahami kondisi kesehatannya.
"Kenapa harus mundur atau kenapa tidak cuti saja, ini kita kembalikan kepada yang bersangkutan. Kita juga tidak bisa memaksakan karena yang mengerti kondisi pribadinya adalah beliau," kata Prasetyo saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Menurut Prasetyo, pemerintah menghormati sikap dan kebesaran hati Nanik yang memilih mengundurkan diri agar dapat fokus menjalani pemulihan kesehatan.
Ia mengungkapkan Nanik telah menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi kepada Presiden Prabowo Subianto, sehingga pengunduran dirinya tidak hanya disampaikan melalui media sosial, tetapi juga telah diproses secara administratif.
Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri tersebut karena Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang menjalankan program strategis dan pekerjaannya tidak dapat ditunda.
Oleh sebab itu, Presiden Prabowo segera menunjuk pengganti Nanik agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas BGN, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensesneg: Istana hormati keputusan Nanik mundur dari BGN
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
