Logo Header Antaranews Kepri

Satpam sebagai dalang pencuri ribuan ompreng SPPG positif narkoba

Rabu, 29 Juli 2026 14:45 WIB
Image Print
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq memberikan keterangan pers terkait penanganan kasus dugaan pencurian ribuan ompremg milik SPPG di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (29/72026). ANTARA/HO-Polsek Ciputat Timur

Tangerang Selatan (ANTARA) - Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menyebut bahwa tersangka TRS yang merupakan satpam dan otak aksi pencurian ribuan baki makanan (ompreng) stainless milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program MBG di Kelurahan Ciputat, diduga positif amfetamin dan metamfetamin.

Hal ini diketahui, kata Bambang, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan tes urine terhadap tersangka pada perkara tidak pidana pencurian yang ditangani oleh pihaknya.

"Dari hasil pemeriksaan cek urine kepada seorang satpam itu, didapat hasil positif amfetamin dan metamfetamin. Kami bisa masuk dari situ," jelas Kapolsek Bambang di Tangerang, Rabu.

Ia mengungkapkan dalam pengungkapan fakta tersebut diawali dari hasil penanganan perkara tindak pidana pencurian terhadap 1.700 unit ompreng SPPG yang diterima pada Rabu (8/7).

Baca juga: KPK sita barang bukti Rp2 miliar terkait OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Setelah adanya informasi tersebut, kata dia, Unit Reskrim melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan beberapa alat bukti dan petunjuk dari kamera pengawas (CCTV) yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

"Polisi menemukan petunjuk (clue) bahwa salah satu petugas keamanan (satpam) yang dipekerjakan di dapur SPPG memiliki tabiat yang kurang baik berdasarkan informasi dari Pokdarkamtibmas," tuturnya.

Kendati demikian, petugas kepolisian akhirnya mengidentifikasi seorang satpam yang diduga terlibat dalam perkara pencurian bersama pelaku lainnya.

Kemudian, pada Minggu (26/7) aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku lain berinisial DC, dan GZ, sementara ada tersangka lain yakni berinisial H, dan masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Bambang, para tersangka memiliki peran yang berbeda-beda dalam menjalankan aksi pencurian tersebut.


Baca juga: BGN sebut 13 SPPG MBG telah beroperasi di Papua Pegunungan



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026