Logo Header Antaranews Kepri

Pelatih Aston Villa puji kualitas Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agustus 2026 06:19 WIB
Image Print
Pelatih Aston Villa Unai Emery ketika menemui awak media setelah pertandingan melawan Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Laga ini dimenangkan oleh Aston Villa dengan skor 3-1. ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Aston Villa, Unai Emery, melayangkan pujian setinggi langit terhadap penampilan Indonesia All Stars usai melakoni laga uji coba pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8) malam.

Dalam laga tersebut, klub kontestan Premier League itu keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan Aston Villa disumbangkan oleh Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo. Sementara gol balasan Indonesia All Stars dicetak oleh penyerang muda Arkhan Kaka.

Meski meraih kemenangan, Emery mengaku terkesan dengan organisasi permainan dan ketahanan taktik yang diperagakan para pemain tuan rumah.

“Kami mendapatkan ritme permainan yang kami butuhkan, sementara lawan juga menunjukkan kualitasnya. Mereka bermain baik dari sisi taktik dan bertahan dengan sangat baik. Secara keseluruhan, saya rasa ini adalah pertandingan yang sukses,” kata Emery saat menjumpai awak media setelah pertandingan di SUGBK, Sabtu.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak terkejut dengan performa solid Indonesia All Stars. Sebelum bertolak ke Jakarta, ia mengaku telah mendapat masukan dari rekan pelatih sesama Spanyol yang berkarir di Indonesia mengenai pesatnya perkembangan sepak bola nasional.

“Pertandingan hari ini membuktikan hal itu. Mereka menunjukkan kualitas dan kemampuan individu yang baik. Mereka bermain dengan organisasi yang rapi, dan level permainan yang mereka tampilkan sangat mengesankan,” puji pelatih yang mengoleksi lima trofi Liga Europa tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, pujian Emery juga dilayangkan untuk kualitas rumput di SUGBK yang menurutnya sangat baik sehingga mendukung kedua tim mengeluarkan permainan terbaiknya.

“Saya juga harus memuji kondisi lapangan yang sangat baik, sehingga kedua tim bisa memainkan sepak bola dengan baik,” ujar pelatih berusia 54 tahun itu.

Emery juga menyukai sambutan hangat yang ditunjukkan para suporter di Indonesia sepanjang laga.

“Tentu saja para suporter mendukung para pemain Indonesia, tetapi pada saat yang sama mereka juga menunjukkan apresiasi kepada kami,” kata pelatih 54 tahun itu.

“Anda bisa merasakan betapa besarnya antusiasme masyarakat di sini terhadap Premier League. Setelah pertandingan pun mereka menyambut kami dengan hangat, dan kami sangat menghargainya,” tambah dia.

Sementara itu, Pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto menyebut permainan tim asuhannya ketika melakoni laga kontra Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, sesuai harapannya.

Kurniawan menilai anak-anak asuhnya tampil lepas dan percaya diri sehingga mampu memberikan perlawanan kepada sang juara Liga Europa itu meski pada akhirnya tetap menelan kekalahan dengan skor 1-3.

“Sesuai dengan apa yang kita rencanakan dari awal, bahwa attitude para pemain sungguh luar biasa, mereka tidak under pressure, kemudian percaya diri. Itu yang paling penting, sehingga ini bagus untuk bekal mereka. Mereka bermain dengan tim, tetapi berani menunjukkan kualitasnya,” kata Kurniawan ketika menemui awak media setelah pertandingan di SUGBK, Sabtu.

Mantan pelatih timnas U17 Indonesia itu mengapresiasi permainan timnya, baik saat menyerang atau bertahan.

Dan kendati masa persiapan sangat singkat, namun Kurniawan menilai pemain mampu menerjemahkan keinginannya termasuk saat timnya berhasil membatasi pergerakan Alejandro Garnacho, pemain pinjaman dari Chelsea yang pernah bermain untuk Manchester United.


“Karena memang kita cuma latihan sehari, persiapannya juga hanya secara garis besar. Kita mau bermain as a team, gitu aja. Jadi ketika Garnacho pegang bola kita harus ada yang cover nyerang ya saling nutup,” ucap Kurniawan.

Tiga gol Aston Villa pada malam ini dicetak oleh Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo, sementara satu gol balasan Indonesia dilesatkan oleh Arkhan Kaka.

Kaka mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound sepakan Reno Salampessy yang gagal diselamatkan dengan baik oleh kiper Aston Villa.

Menurut Kurniawan, gol ini akan menambah kepercayaan diri Kaka yang saat ini masih berusia 18 tahun.

“Sebagai seorang striker tentu ini sangat berarti lah buat kepercayaan diri dia. Apalagi yang digolin adalah tim Aston Villa. Jadi mudah-mudahan akan menambah kepercayaan diri dia. Kualitas dia, bahwa sebenarnya dia punya kualitas. Dan di pertandingan tadi tidak nervous, tidak gugup, tetap percaya diri. Itu yang paling penting,” ucap Kurniawan yang merupakan striker legendaris Indonesia tersebut.

Sementara itu, satu-satunya hal yang disesalkan oleh Kurniawan dari laga ini adalah cederanya Jordy Werhmann.

Ia pun meminta maaf kepada klub Jordy, Madura United, karena salah satu pemainnya mengalami cedera sehingga kemungkinan akan absen di pekan-pekan awal kompetisi liga musim depan yang dimulai awal September.

“Belum ada kepastian, tapi kayaknya dislokasi ya. Sini, di bahu ini. Gitu ya. Mudah-mudahan nggak kenapa-napa,” kata Kurniawan mengungkapkan apa yang dialami Jordy.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Unai Emery puji cara bermain Indonesia All Stars



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026