
Inggris terancam alami resesi ekonomi jika Selat Hormuz ditutup sampai 2027
Moskow (ANTARA) - Inggris terancam mengalami resesi ekonomi pada 2027 apabila Selat Hormuz tak kunjung dibuka, menurut laporan surat kabar The Independent mengutip data perusahaan konsultan EY.
Laporan tersebut menyebutkan jika Selat Hormuz tak juga dibuka pada awal atau setidaknya pertengahan 2027, maka produk domestik bruto (PDB) Inggris hanya akan bertumbuh 0,5 persen pada 2026 dan turun 0,2 persen di 2027.
EY menyimpulkan dengan skenario buruk semacam itu, maka inflasi dapat naik hingga 6,4 persen pada akhir 2026 akibat kenaikan drastis biaya minyak dan energi.
Pada 8 Juli lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan gencatan senjata, yang diteken dengan Iran pada 18 Juni, tidak lagi berlaku.
Sumber: Sputnik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Inggris terancam resesi jika Selat Hormuz terus tutup sampai 2027
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.