
Sekolah Rakyat Natuna optimalkan asrama haji untuk kegiatan belajar mengajar

Natuna (ANTARA) - Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 32 Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mengoptimalkan Gedung Asrama Haji Kabupaten, sebagai tempat kegiatan belajar mengajar sekaligus asrama bagi siswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan selama gedung permanen masih dibangun.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna Puryanti di Natuna, Rabu, mengatakan seluruh aktivitas Sekolah Rakyat masih dipusatkan di Asrama Haji Kabupaten Natuna karena pembangunan gedung permanen dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026.
"Pembangunan fisik dimulai Agustus ini. Lahannya sudah siap," katanya.
Ia menjelaskan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp250 miliar dan seluruh kebutuhan program tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, kecuali lahan.
Menurut dia, peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 juga akan tinggal di Asrama Haji. Saat ini pemerintah tengah mengadakan tambahan tempat tidur untuk memenuhi kebutuhan mereka.
"Siswa baru juga ditempatkan di Asrama Haji. Kebutuhan tempat tidur sedang dalam proses pengadaan," ujarnya.
Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, sebagian ruangan Asrama Haji telah direnovasi menjadi ruang kelas.
Baca juga: HUT ke-81 RI, Kesbangpol Kepri bagikan 1.000 Bendera Merah Putih
Selain itu, perbaikan instalasi dan sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan juga dilakukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar lingkungan belajar dan tempat tinggal lebih aman serta nyaman.
Perbaikan itu dilakukan sejak Asrama Haji Kabupaten Natuna ditetapkan sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat pada 2025.
Puryanti mengatakan Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna menerima 90 peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Mereka dijadwalkan bergabung dengan siswa yang telah lebih dahulu menempuh pendidikan, pada Kamis (6/8) untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Ia menambahkan gedung permanen Sekolah Rakyat akan dibangun tidak jauh dari Asrama Haji Kabupaten Natuna.
Kompleks pendidikan tersebut nantinya juga akan dilengkapi fasilitas olahraga dan sarana pendukung lainnya guna menunjang proses pembelajaran serta pengembangan karakter dan daya saing peserta didik.
"Peserta didik baru sudah ada, mereka akan memulai MPLS pada Kamis nanti," ujar dia.
Baca juga: Gubernur sebut RSUD Kepri siap terapkan tarif layanan kesehatan berbasis "unit cost"
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
