Logo Header Antaranews Kepri

Gempa Pangandaran, BPBD Garut Sisir Wilayah Pesisir

Kamis, 6 Agustus 2026 06:32 WIB
Image Print
Arsip Foto - Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh. (ANTARA/Feri Purnama)

Garut (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyisir wilayah pesisir pantai untuk mendeteksi potensi dampak dan kerusakan pascagempa bumi bermagnitudo 5,3 yang berpusat di Kabupaten Pangandaran, Rabu (5/8) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, menginstruksikan seluruh jajaran BPBD hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan untuk memantau wilayah masing-masing pascaguncangan tersebut.

"Iya, melakukan pemantauan menindaklanjuti informasi gempa bumi berdasarkan rilis BMKG dengan magnitudo 5,3," ujar Aah saat dikonfirmasi di Garut, Kamis (6/8).

Berdasarkan data BMKG, gempa M 5,3 terjadi pada Rabu (5/8) pukul 21.55 WIB, berlokasi di laut pada jarak 79 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer.

Guncangan gempa tersebut dirasakan cukup kuat di wilayah perkotaan Garut hingga membuat sejumlah warga panik dan berlarian keluar rumah.

Aah meminta seluruh jajaran dan petugas lapangan segera melaporkan jika menemukan adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

"Informasikan apabila terdapat dampak di wilayah masing-masing, seperti kerusakan bangunan, korban jiwa, maupun kondisi lain yang berkaitan dengan kejadian gempa," tegasnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Garut pantau daerah pesisir untuk cek dampak gempa Pangandaran



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026