Logo Header Antaranews Kepri

BGN sebut 1.700 SPPG di daerah dengan angka stunting tinggi siap beroperasi

Kamis, 6 Agustus 2026 15:43 WIB
Image Print
Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyebut 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah dengan angka stunting tinggi dan tinggi sekali sudah siap beroperasi.

Hal tersebut untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar mengutamakan daerah dengan stunting tinggi serta penerima manfaat ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) untuk pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Dari data overlay (pemadanan) tadi ada sebanyak 1.700 dapur yang sudah siap, sudah jadi, tinggal operasional yang berada di daerah dengan stunting tinggi dan tinggi sekali, nah nanti ini kita bertahap bereskan, jadi sempat ramai ada pernyataan seolah-olah kita membuka segera 13.000 dapur, (itu) bukan, jadi, sudah ada di data kita sekitar 13.000 lebih dapur yang statusnya ada semua, ada yang titik baru, ada juga yang sudah selesai (berdiri sebagai SPPG)," kata Sudaryono di Jakarta, Kamis.

Mas Dar itu melanjutkan, pekan depan BGN akan menentukan daerah-daerah mana yang menjadi prioritas pembangunan SPPG untuk menekan angka stunting di Indonesia..



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kepala BGN: 1.700 SPPG di daerah stunting tinggi siap beroperasi



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026