Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna tingkatkan pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang

Kamis, 6 Agustus 2026 17:17 WIB
Image Print
Edukasi gizi seimbang di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri, Kamis (6/8/2026). ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang sebagai upaya membangun pola makan sehat dan mencegah berbagai masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko stunting, gizi kurang, maupun obesitas.

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Kamis, mengatakan edukasi gizi seimbang dilaksanakan melalui ceramah kesehatan di Kecamatan Bunguran Timur Laut. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia infrastruktur telekomunikasi.

Pada kegiatan yang sama juga dilaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga dapat segera dilakukan pencegahan maupun penanganan jika diperlukan.

Pemeriksaan antara lain tekanan darah, gula darah, berat badan, tinggi badan, hingga pola makan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat memanfaatkan program ini karena gratis dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan," ucapnya.

Baca juga: Pemprov Kepri mulai bangun Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Penyengat

Dalam kolaborasi tersebut, Pemkab Natuna menyediakan tenaga kesehatan, sedangkan pihak perusahaan menyediakan lokasi kegiatan serta paket bahan pokok sebagai stimulus agar masyarakat datang mengikuti kegiatan. Bahan pokok kebutuhan warga yang diberikan berupa beras, telur, dan minyak goreng, dengan total 100 paket.

Dia menjelaskan melalui kegiatan tersebut pemerintah ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

"Pola makan juga harus diatur dengan baik, kurangi yang manis-manis," katanya.

Ia menjelaskan program CKG menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari bayi berusia dua hari hingga masyarakat lanjut usia berumur 65 tahun ke atas.

Program yang diluncurkan pemerintah pusat itu bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca juga: Bulog Batam pastikan ketersediaan beras premium di mitra ritel modern

Olek karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan tersebut agar kondisi kesehatan dapat dipantau secara berkala.

Ia menambahkan CKG tidak hanya dilaksanakan pada kegiatan tertentu, tetapi juga dapat diakses masyarakat di puskesmas maupun posyandu sesuai jadwal pelayanan.

Pemerintah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, minimal satu kali dalam setahun.

"Kepada para kepala desa, saya titip agar terus mengingatkan masyarakat untuk rutin datang ke posyandu. Anak-anak, ibu hamil, dan lansia harus mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala agar kita bersama-sama dapat menurunkan angka stunting di Natuna," ujar dia.

Baca juga: Kemnaker buka peluang disabilitas asal Batam ikut program pembekalan kerja



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026