
Pemkab Bintan susun rencana pembangunan industri guna perkuat ekonomi daerah

Bintan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), mulai menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) guna memperkuat sektor industri sebagai penggerak ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Ronny Kartika mengatakan penyusunan RPIK tersebut menjadi tindak lanjut arahan pemerintah pusat terkait pengembangan kawasan industri berbasis potensi lokal.
"Bintan memiliki keunggulan lokasi strategis, dekat dengan Singapura dan Malaysia, serta didukung infrastruktur pelabuhan dan bandara," kata Sekda Ronny di Bintan, Rabu.
Rony juga menekankan pembangunan industri di Bintan ke depan harus selaras dengan daya dukung lingkungan dan kebutuhan masyarakat secara luas, di mana pertumbuhan industri tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.
"Target terbesar kita, industri yang hadir bisa menyerap tenaga kerja lokal dan bahkan menggerakkan UMKM," ujar dia.
Baca juga: Telkom tampilkan OCA berbasis AI untuk perkuat pengalaman pelanggan
Ada beberapa poin utama dalam penyusunan RPIK tersebut, di antaranya pengembangan kawasan industri dengan memperkuat kawasan yang sudah ada dan membuka zona baru yang ramah lingkungan, katanya menjelaskan.
Kemudian, hilirisasi sumber daya lokal dengan mengolah hasil perikanan, kelautan, dan pertanian agar memiliki nilai tambah, lalu peningkatan SDM lewat pelatihan tenaga kerja lokal agar siap bekerja di sektor industri.
Selanjutnya, kemudahan Investasi dengan penyederhanaan perizinan dan dukungan regulasi bagi investor, serta kemitraan dengan UMKM melalui peran industri besar dalam menggandeng UMKM lokal sebagai rantai pasok.
Lebih lanjut Rony menyebutkan Pemkab Bintan juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Provinsi Kepri, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan pelaku usaha dalam penyusunan masterplan.
Rencana pembangunan industri ini, menurut dia, ditargetkan selesai tahun 2026 dan menjadi acuan pembangunan industri Bintan lima tahun ke depan.
"Dengan rencana yang matang, kita berharap Bintan bisa menjadi salah satu pusat industri baru di Kepri yang berdaya saing dan berkelanjutan," kata Rony.
Baca juga: Bulog Natuna prioritaskan penyaluran bantuan ke pulau terdepan
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
