Logo Header Antaranews Kepri

Israel kembali serang Lebanon selatan

Selasa, 18 Agustus 2026 14:47 WIB
Image Print
Asap membubung di atas kota Zawtar al-Sharqiyah (Zawtar Timur) di Kegubernuran Nabatieh, Lebanon selatan, menyusul tembakan artileri dan serangan udara Israel yang melanggar perjanjian gencatan senjata dan kesepakatan kerangka kerja pada 12 Agustus 2026. ANTARA/Ramiz Dallah - Anadolu Agency /pri.

Beirut (ANTARA) - Pesawat tempur dan artileri Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah permukiman di Lebanon selatan, Senin (17/8), menurut sumber lapangan militer Lebanon kepada RIA Novosti.

"Pesawat Israel menyerang permukiman Al-Mansouri beberapa kali, sementara artileri menembaki desa Zawtar El Charqiyeh dan wilayah lain di bagian selatan negara itu," kata sumber tersebut.

Sebuah pesawat nirawak Israel juga menjatuhkan bahan peledak di kawasan Ed-Dabsha, di pinggiran desa Nabatiyeh El Faouqa. Desa Aitaroun turut menjadi sasaran tembakan artileri dan senapan mesin Israel.

Sebuah peluru artileri menghantam gedung pemerintah desa Bani Haiyyan. Sementara itu, sebuah pesawat nirawak Israel jatuh di sekitar permukiman Zibqin, menurut sumber tersebut.

Pada Senin, Pasukan Interim Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) melaporkan peningkatan aktivitas militer Israel di Lebanon selatan.

Menurut misi tersebut, selama 5-16 Agustus, pasukan penjaga perdamaian mencatat rata-rata 137 amunisi ditembakkan setiap hari.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Israel kembali serang sejumlah wilayah di Lebanon selatan



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026