
Batam Aero Engine Lion Grup perkuat industri perawatan mesin pesawat nasional

Batam (ANTARA) - Batam Aero Engine (BAE) Lion Grup resmi diluncurkan di Kota Batam, Kepulauan Riau, sebagai fasilitas yang menangani perawatan mesin pesawat sekaligus memperkuat kapasitas industri penerbangan nasional di bidang maintenance, repair and overhaul (MRO).
President Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi di Batam, Rabu menyampaikan fasilitas itu telah memperoleh sertifikasi dari Kementerian Perhubungan sehingga dapat menangani perawatan sejumlah jenis mesin pesawat sesuai dengan spesifikasi yang telah disetujui.
“Batam Aero Engine ini lebih spesifik nanti di engine pesawat, karena pesawat sendiri merupakan suatu bagian yang bisa kita pisahkan, mulai dari mesin pesawat, roda pesawat, sayap dan sebagainya,” kata Daniel.
Ia mengatakan kemampuan Indonesia dalam menangani perawatan mesin pesawat masih terbatas, sehingga keberadaan BAE diharapkan dapat meningkatkan kemampuan nasional sekaligus menjadikan Batam sebagai salah satu pusat perawatan mesin pesawat di kawasan.
Tidak hanya melayani kebutuhan pesawat milik Lion Group, BAE juga telah memperoleh sertifikasi dari sejumlah negara, antara lain Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan India.
Baca juga: Pemkot Batam buka etalase UMKM unggulan di pelabuhan internasional Sekupang
“Dengan sertifikasi tersebut, mesin pesawat yang dioperasikan oleh maskapai dari negara-negara tersebut dapat menjalani perawatan di Batam,” ujar Daniel.
Adapun jenis pesawat yang dapat ditangani sesuai spesifikasi yang telah disetujui Kementerian Perhubungan mencakup pesawat airbus hingga boeing.
"Hingga saat ini sekitar 160 pekerja telah menjadi karyawan di BAE, dan kami pastikan akan terus bertambah tenaga kerja kami," ujar Daniel.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi kehadiran BAE yang dinilainya memberikan efek berganda bagi perekonomian Batam dan Kepulauan Riau.
Ia menilai dari empat kawasan ekonomi khusus yang ada di Batam, BAT menjadi salah satu kawasan yang paling aktif dan memberikan dampak besar terhadap pergerakan ekonomi daerah.
"Ketika BAT kemudian akan melahirkan lagi BAE, ini sesuatu yang patut kita dukung dan apresiasi," katanya.
Amsakar menyebutkan pengembangan industri tersebut tidak hanya berdampak terhadap investasi, tetapi juga membuka lapangan kerja dengan kebutuhan tenaga kerja terampil.
Baca juga: TelkomGroup pulihkan 100 persen layanan pasca gempa NTT
Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
