
BMKG deteksi 1.104 titik panas di Sumatera

Pekanbaru, (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau mendeteksi lonjakan 1.104 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera berdasarkan pembaruan data pada pukul 07.00 WIB, Sabtu.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Anggun R, di Pekanbaru, mengungkapkan bahwa sebaran titik panas ini tersebar di sembilan provinsi, dengan lonjakan tertinggi terdeteksi di Sumatera Selatan yang mencapai 528 titik.
"Wilayah lain yang turut menyumbang angka tinggi adalah Bangka Belitung dengan 221 titik dan Lampung dengan 98 titik, disusul oleh Riau 97 titik, Jambi 83 titik, Kepulauan Riau 34 titik, Bengkulu 19 titik, Aceh 13 titik, Sumatera Utara 9 titik, dan Sumatera Barat 5 titik," katanya.
Baca juga: Harga emas Antam Sabtu ini naik
Sementara itu Provinsi Riau titik panas yang tersebar di delapan wilayah kabupaten. Kabupaten Pelalawan menjadi area paling krusial di Riau dengan temuan 71 titik panas, diikuti Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak delapan titik, dan Kabupaten Kampar empat titik.
Selebihnya terdeteksi di Kabupaten Inderagiri Hulu dan Kota Dumai masing-masing tiga titik. Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Rokan Hulu masing-masing dua titik serta Kuantan Singingi satu titik panas.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG deteksi lonjakan 1.104 titik panas di Pulau Sumatera
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
