Logo Header Antaranews Kepri

Perusahaan Asing Dominasi Peserta Lelang Sampah Batam

Rabu, 9 Oktober 2013 19:42 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Perusahaan asing mendominasi dalam lelang proyek pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir Telaga Punggur Batam, Provinsi Kepulauan Riau, kata Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata.

"Peminat yang sudah ikut pra kualifikasi itu perusahaan Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, India dan Konsorsium China-Jerman-Indonesia," katanya di Batam, Rabu.

Menurut dia, dari 25 perusahaan yang ikut lelang, hanya satu yang berasal dari Indonesia, itu pun konsorsium China, Jerman dan Indonesia.

Proyek berteknologi tinggi senilai Rp1,5 triliun itu memang banyak diminati perusahaan asing karena menjanjikan keuntungan yang tinggi.

Proyek itu mengubah sampah domestik dan rumah tangga menjadi energi (waste energy) yang kemudian dibeli dan didistribusikan PLN Batam selama 25 tahun.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam, Sulaeman Nababan mengatakan pengelolaan energi limbah merupakan yang paling efektif dibanding yang lain, karena mampu bertahan selama 32 tahun. Sedangkan "land feel" hanya selama enam hingga sembilan tahun.

Kota Batam menghasilkan 460 ton sampah domestik setiap hari. Volume itu cukup untuk dijadikan energi limbah.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026