
Demo hari ini, Polda Metro Jaya amankan 65 orang jelang penyampaian aspirasi di DPR

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang menjelang pelaksanaan penyampaian aspirasi di muka umum di kawasan DPR/MPR, Jakarta, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Ada beberapa upaya dan tindakan preventive strike dan preventive education yang diterapkan oleh Polda Metro Jaya. Dari rangkaian ini, ada 65 orang yang sudah diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis.
Dia merinci dari 65 orang yang diamankan tersebut, sebanyak 63 orang diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), sedangkan dua orang lainnya diamankan oleh Direktorat Siber Polda Metro Jaya.
Dua orang yang diamankan Direktorat Siber Polda Metro Jaya telah dilakukan penahanan, yaknk berinisial R dan Z.
Sementara itu, terhadap 63 orang yang diamankan Ditreskrimum, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing.
"Yang hari ini, 63 sedang dalam proses pendalaman. Nanti, sesuai dengan peran dan tugasnya di antara mereka, itulah yang akan dimintai pertanggungjawaban secara pidana," ujar Budi.
Sebanyak 63 orang tersebut diamankan di wilayah Jakarta Timur. Mereka diketahui berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Jakarta dan Jawa Barat, yang kemudian berkumpul di Jakarta Timur, mulai dari Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, serta Bandung.
Menurut Budi, 65 orang yang diamankan itu merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian melalui berbagai metode, baik secara digital maupun konvensional.
Dia menegaskan Polda Metro Jaya tidak bermaksud membatasi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Kepolisian berkewajiban memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sementara masyarakat lainnya tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Kepolisian tidak pernah membatasi ruang kemerdekaan penyampaian pendapat, melainkan memastikan aspirasi tersampaikan dengan baik, seluruh masyarakat dapat beraktivitas sebagaimana mestinya," jelas Budi.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan tidak ada kebijakan penyekatan terhadap masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa di Jakarta.
"Penyekatan tuh tidak ada, ya. Masa penyekatan orang menyampaikan aspirasi disekat, tidak ada. Silakan datang. Mereka ada yang berangkat perorangan ada, terus bergabung di sini ada," kata Djamari usai olahraga jalan santai di Plataran Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan pemerintah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk datang dan menyampaikan pendapatnya secara aman dan tertib.
Menurut Djamari, langkah yang dilakukan aparat bukanlah penyekatan, melainkan pengaturan lalu lintas untuk menjaga agar aktivitas masyarakat tetap berjalan di tengah berlangsungnya kegiatan penyampaian aspirasi.
Djamari menekankan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjaga dua kepentingan sekaligus.
Di satu sisi, hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi harus tetap dihormati, sedangkan di sisi lain, masyarakat yang tidak mengikuti aksi juga harus mendapatkan perlindungan agar tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan.
"Kalau misalnya ada pengaturan lalu lintas, itu memudahkan. Jangan sampai ada masyarakat kita yang menyampaikan aspirasinya, tapi juga yang tidak menyampaikannya juga harus kita lindungi supaya tetap lancar kebutuhan mereka. Jadi, berupaya sedemikian rupa kehidupan berjalan seperti biasa," jelas Djamari.
Dia pun mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dan meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan adanya unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah wilayah.
Dia menilai penyampaian pendapat merupakan hal yang kerap terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak berlebihan dalam menyikapi situasi tersebut.
“Mari kita sama-sama menjaga Jakarta tetap aman, negeri kita juga banyak. Jangan khawatir dengan jumlah itu karena setiap hari, unjuk rasa seperti di Indonesia banyak," ungkap Djamari.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda Metro Jaya amankan 65 orang jelang penyampaian aspirasi di DPR
Pewarta : Siti Nurhaliza
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
