
Masjid Al Azhar gelar salat Istisqa untuk mohon hujan di tengah kondisi kekeringan

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menggelar salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan dan berbagai musibah yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
"Sebagai seorang muslim, kita merespons itu dengan berdoa dan beristigfar. Kita muhasabah. Salah satu upaya kita bagaimana supaya Allah secepatnya menurunkan hujan, maka dalam syariat agama Islam ada yang namanya salat Istisqa," kata Kepala Kantor Masjid Agung Al Azhar, Tatang Komara, kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Tatang mengatakan salat Istisqa merupakan salat untuk memohon hujan kepada Allah SWT.
Pelaksanaan salat Istisqa merupakan bentuk respons pengurus masjid terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat ketika mendapat musibah.
Baca juga: Pagu anggaran BP Batam 2027 ditetapkan Rp2,44 triliun
Menurut Tatang, pelaksanaan salat Istisqa di Masjid Agung Al Azhar juga merupakan tindak lanjut surat dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang mendorong Al Azhar menjadi salah satu pelopor pelaksanaan salat Istisqa di Jakarta.
Lebih lanjut, sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Ketua Umum DMI Pusat sekaligus Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).
Tatang mengatakan JK menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan salat Istisqa dan mengajak masyarakat untuk tidak berdiam diri menghadapi berbagai musibah.
“Dengan musibah yang bertubi-tubi itu kita tidak boleh berdiam diri. Perlu ikhtiar dan berdoa,” ucapnya.
Selain berdoa dan berikhtiar, masyarakat juga diimbau melakukan introspeksi diri.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Masjid Al Azhar gelar salat Istisqa mohon hujan di tengah musibah
Pewarta : Luthfia Miranda Putri
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
