Logo Header Antaranews Kepri

Natuna hemat Rp898 Juta setelah kurangi peserta PBI Pemda

Selasa, 1 September 2026 20:40 WIB
Image Print
Pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bunguran Selatan pada Jumat (28/8/2026). ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menghemat Rp898.732.800 pada periode September-Desember 2026 setelah menonaktifkan 5.944 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pemda dari kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Zabir dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan PBI Pemda merupakan program pemerintah daerah yang memberikan bantuan iuran kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai peserta penerima bantuan iuran.

Menurut dia, penonaktifan tersebut merupakan kebijakan yang diambil untuk memastikan penggunaan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) lebih tepat sasaran.

Ia menyebut, mulai 1 September, peserta PBI Pemda merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah atau masuk dalam desil 1-5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Berdasarkan pengelompokan kesejahteraan, desil satu tergolong miskin ekstrem. Desil 2-4 mencakup masyarakat miskin, hampir miskin, hingga rentan miskin, sementara desil 5 merupakan kelompok dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

"Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 September, tujuannya agar kepesertaan BPJS yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Natuna lebih mendekati tepat sasaran," ucapnya.

Ia menjelaskan, hingga Agustus 2026, peserta PBI Pemda sebanyak 29.653. Jumlah itu termasuk warga kategori desil 6-10 yang tergolong mampu. Penyesuaian data penerima bantuan, telah dilakukan sejak bulan lalu dengan melibatkan kecamatan, desa dan kelurahan di masing-masing wilayah. Bagi peserta yang dinonaktifkan bisa berubah ke program mandiri.

Keterlibatan pihak-pihak tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dan kelayakan masyarakat yang tercatat sebagai penerima bantuan iuran kesehatan. Dinkes Natuna mencatat, hingga Juli 2026, anggaran yang telah dibayarkan untuk iuran program PBI Pemda mencapai Rp7,7 miliar.

"Untuk jumlah pembayaran iuran Agustus belum dilakukan, itu angka hingga Juli," katanya.



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026