
BMKG deteksi ada 1.299 titik panas di Kalimantan Selatan Rabu ini

Banjarbaru (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 1.299 titik panas di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Rabu, dengan seluruh wilayah didominasi kategori sangat mudah terbakar berdasarkan sistem peringatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarbaru BMKG Kalsel Adhitya Prakoso di Banjarbaru, Rabu, mengatakan data tersebut terdeteksi setelah pemantauan satelit pada pukul 07.00 Wita yang berlaku untuk kondisi hari ini.
“Total 1.299 titik panas tersebut terdeteksi ditemukan 12 kabupaten dan kota, sementara Banjarmasin tidak ditemukan titik panas,” ucapnya.
Baca juga: Pemkab Natuna padamkan kebakaran lahan 45 hektare
Adhitya merinci sebaran titik panas berdasarkan klasifikasi tingkat kepercayaan, yakni sebanyak 231 titik berada pada tingkat kategori rendah, 993 titik pada tingkat kategori sedang, dan 75 titik pada tingkat kategori tinggi berdasarkan hasil pemantauan satelit.
Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Lahan/Hutan BMKG, indikator Fire Weather Index menunjukkan seluruh wilayah Kalimantan Selatan didominasi warna merah, yang menandakan potensi kebakaran berada pada kategori sangat tinggi atau sangat mudah terbakar.
“Kondisi tersebut dipengaruhi tingkat kekeringan ekstrem pada vegetasi seperti semak belukar, serasah kering, serta lapisan tanah gambut di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan sehingga sangat rentan tersulut api.” ujar Adhitya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG deteksi 1.299 titik panas di Kalimantan Selatan pada Rabu
Pewarta : Tumpal Andani Aritonang
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
