
Kampung Adat Sade mulai dibangun pasca kebakaran

Lombok Tengah (ANTARA) - Warga Kampung Adat Sade Desa Rambitan Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan Tradisi Nyemulak (Tanam Tiang) sebagai tanda pembangunan kembali Rumah Adat Sasak dan Masjid Sade yang sebelumnya ludes terbakar.
"Bulan Maulid Nabi Muhammad ini merupakan yang terbaik, sehingga pembangunan rumah di kampung Adat Sade ini dimulai hari ini," kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat acara Nyemulak di Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Kamis.
Ia mengapresiasi para donatur yang telah mendukung rekonstruksi Kampung Adat Sade, sehingga masyarakat kembali pulih dan bisa melaksanakan aktivitas seperti sebelumnya.
Sementara itu Gubernur NTB Lalu M Iqbal mengatakan pemasangan tiang pancang pertama atau Nyemulak ini merupakan ikhtiar panjang dalam melakukan rekonstruksi Kampung Adat Sade.
Baca juga: KPK ungkap telah geledah perusahaan tambang terkait kasus KPP Banjarmasin
Gubernur juga meminta supaya dibentuk satgas dan pembuatan rekening bersama dalam pengelolaan bantuan, agar transparan karena banyak yang ingin membantu proses rekonstruksi ini.
Ia juga meminta supaya pembangunan museum semi permanen supaya dipercepat sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali.
Ia juga menekankan supaya pembangunan Kampung Sade mengembalikan ke nilai awal, karena wisatawan datang ingin melihat bangunan yang bercerita tentang budaya masyarakat Sasak serta ritual yang ada di NTB.
Ia mengatakan jumlah rumah terdampak sebanyak 75 rumah adat, 8 berugak atau gazebo, 6 sekenam dan satu masjid, dua toilet, dan 69 artshop.
Baca juga: Ribuan ASN bantu tangani material sisa kebakaran Kampung Adat Sade
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
