
Staf Pentagon jalani tes poligraf terkait kebocoran informasi dan kekurangan stok amunisi

New York (ANTARA) - Sekitar 50 anggota Staf Gabungan militer Amerika Serikat harus menjalani tes poligraf terkait kebocoran informasi, termasuk mengenai kekurangan amunisi, di tengah konflik melawan Iran.
Seperti dilaporkan The New York Times (NYT), Jumat (4/9), tes poligraf tersebut dilakukan pada Agustus lalu, di mana para perwira militer serta pegawai sipil di Departemen Pertahanan AS ditanyai apakah mereka membocorkan informasi mengenai amunisi kepada media.
Kepada media tersebut, Juru Bicara Pentagon Sean Parnell menolak berkomentar mengenai masalah internal kepegawaian maupun penyelidikan yang sedang berlangsung.
"Namun, kami menganggap semua kebocoran informasi rahasia terkait keamanan nasional sebagai hal yang sangat serius dan kami melakukan penyelidikan sesuai prosedur," kata Parnell.
Dalam laporan yang diterbitkan pada Juni lalu, disebutkan bahwa selama berkonflik dengan Iran, Amerika telah menghabiskan hampir seluruh persediaan rudal jelajah siluman,
Sumber: Sputnik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Staf Pentagon jalani tes poligraf atas kebocoran stok amunisi
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
