
Polres Anambas tanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini

Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Riau, menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini kepada pelajar SMP untuk melindungi masa depan generasi penerus bangsa.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas perlu dibangun sejak bangku sekolah agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga para pelajar dewasa.
Ia menyebut, penanaman kesadaran tersebut dikemas melalui program Police Go to School. kegiatan terbaru dilaksanakan pada Selasa di SMP Negeri 1 Siantan.
Ia menegaskan, menggunakan atribut keselamatan yang lengkap saat berkendara bukan semata-mata karena takut kepada polisi, melainkan sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Baca juga: Walikota : Pariwisata Batam tingkatkan penerimaan pajak hotel dan restoran
"Kesadaran untuk menaati aturan berlalu lintas harus diinternalisasikan sejak dini. Apa yang ditanamkan dan dibiasakan sejak sekolah akan berdampak ketika mereka dewasa," kata dia.
Ia mengatakan pembentukan karakter generasi muda membutuhkan proses, konsistensi dan keteladanan dari lingkungan sekitar, sehingga pendidikan disiplin tidak cukup hanya melalui penyampaian nasihat.
Menurut dia, guru, orang tua, dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap aturan serta kesadaran akan keselamatan berlalu lintas.
Ia berharap lingkungan sekitar dapat menjadi teladan yang baik bagi para pelajar, sehingga mereka terbiasa menerapkan perilaku tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
"Anak-anak tidak hanya belajar dari apa yang kita sampaikan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat," ujar dia.
Baca juga: Warga Natuna hibahkan tanah ke TNI AL di Pulau Midai
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
