
Korut kecam latihan gabungan Jepang, AS dan Korsel

Tokyo (ANTARA) - Menteri Pertahanan Korea Utara Kim Song Gi mengecam latihan militer multiranah yang melibatkan Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan dan menyebutnya sebagai "ancaman keamanan krusial" serta berjanji mengambil "tindakan balasan yang tegas."
Dalam pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Senin, Kim mengatakan "kerja sama militer trilateral" itu telah berubah menjadi "entitas perlawanan berbahaya yang dilengkapi unsur nuklir."
Hal itu menurutnya mengancam stabilitas di Semenanjung Korea dan kawasan sekitarnya hingga titik batas.
Latihan trilateral Freedom Edge dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Jumat. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan latihan tersebut bertujuan menghadapi ancaman nuklir dan rudal yang ditimbulkan Korea Utara.
Latihan multiranah itu mencakup berbagi data secara waktu nyata serta koordinasi maritim dan penerbangan secara terpadu, dengan fokus pada pertahanan siber.
Kim, yang baru menjabat sebagai menteri pertahanan pada akhir bulan lalu, juga menyinggung latihan gabungan Orient Shield yang melibatkan Jepang, AS, dan Australia pada akhir September.
Sumber: Kyodo
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korut kecam latihan Jepang-AS-Korsel, ancam tindakan balasan
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
